<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Khotbah ilustrasi games's Blog - Low's Compilation</title>
	<atom:link href="http://khotbahilustrasigames.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://khotbahilustrasigames.wordpress.com</link>
	<description>To The Lord, the best, the greatest..</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Jan 2012 12:02:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='khotbahilustrasigames.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Khotbah ilustrasi games's Blog - Low's Compilation</title>
		<link>http://khotbahilustrasigames.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://khotbahilustrasigames.wordpress.com/osd.xml" title="Khotbah ilustrasi games&#039;s Blog - Low&#039;s Compilation" />
	<atom:link rel='hub' href='http://khotbahilustrasigames.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Naskah Khotbah &#8211; Kebenaran tentang Iblis</title>
		<link>http://khotbahilustrasigames.wordpress.com/2010/07/17/naskah-khotbah-kebenaran-tentang-iblis/</link>
		<comments>http://khotbahilustrasigames.wordpress.com/2010/07/17/naskah-khotbah-kebenaran-tentang-iblis/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Jul 2010 03:39:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lukas Onggo Wijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[naskah Khotbah]]></category>
		<category><![CDATA[iblis]]></category>
		<category><![CDATA[tipuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://khotbahilustrasigames.wordpress.com/?p=210</guid>
		<description><![CDATA[Pendahuluan Iblis itu ada.  Kita harus memulainya dari mengerti fakta tentang ini dahulu.  Jika saudara belum percaya bahwa iblis ada, maka percayalah bahwa dia ada.  Karena Alkitab mengajarkan dia ada.  Iblis itu ada dan dia selalu berusaha untuk menjauhkan manusia dari mengenal Tuhan. Biasanya tanggapan terhadap keberadaan Iblis adalah kita menjadi takut atau kita mengacuhkannya.  [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=khotbahilustrasigames.wordpress.com&amp;blog=5481823&amp;post=210&amp;subd=khotbahilustrasigames&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://khotbahilustrasigames.files.wordpress.com/2010/07/a1.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-212" title="Cheat" src="http://khotbahilustrasigames.files.wordpress.com/2010/07/a1.gif?w=450" alt=""   /></a></p>
<p><strong>Pendahuluan</strong></p>
<p>Iblis itu ada.  Kita harus memulainya dari mengerti fakta tentang ini dahulu.  Jika saudara belum percaya bahwa iblis ada, maka percayalah bahwa dia ada.  Karena Alkitab mengajarkan dia ada.  Iblis itu ada dan dia selalu berusaha untuk menjauhkan manusia dari mengenal Tuhan.</p>
<p>Biasanya tanggapan terhadap keberadaan Iblis adalah kita menjadi takut atau kita mengacuhkannya.  Bodoh amat iblis ada, yang penting dia tidak ganggu aku.  Aku juga tidak pernah berhubungan dengan iblis dengan cara pergi ke dukun, meramal, atau sebagainya.  Atau kita menjadi takut.  Kedua tanggapan ini adalah salah.  Setiap anak Tuhan perlu mengetahui bahwa iblis itu ada dan kita perlu menanggapinya dengan serius, tetapi tidak perlu menjadi takut.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Kalimat Peralihan</strong></p>
<p>Untuk bisa mengalahkan musuh secara efektif, maka kita perlu untuk mengenal musuh kita dengan baik.  Maka hari ini saya akan bicara tentang apa yang firman Tuhan katakan mengenai iblis.  Inilah kebenaran tentang iblis berdasarkan firman Tuhan:</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><em>Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah <span style="text-decoration:underline;">pembunuh manusia sejak semula</span> dan tidak hidup dalam kebenaran, <span style="text-decoration:underline;">sebab di dalam dia tidak ada kebenaran</span>. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, <span style="text-decoration:underline;">sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.</span> </em></p>
<p><em>(Yohanes 8:44)</em></p>
<p><em><span id="more-210"></span><br />
</em></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Isi</strong></p>
<p>1.   Iblis selalu bohong = tidak pernah jujur.</p>
<p><em><span style="text-decoration:underline;"> </span></em></p>
<p><em><span style="text-decoration:underline;">sebab di dalam dia (= iblis) tidak ada kebenaran</span></em><em>. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, <span style="text-decoration:underline;">sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.</span> (Yohanes 8:44)</em></p>
<p><span style="text-decoration:underline;"> </span></p>
<p>Kebenaran pertama tentang iblis adalah ia selalu berbohong, ia tidak pernah jujur.  Apapun yang keluar dari mulutnya adalah kebohongan belaka.</p>
<p>Saudara pasti tidak suka dekat-dekat, berteman dengan seorang yang suka berbohong.  Benar bukan??? Sebab kebohongan akan menyakiti kita, merugikan kita.. Iblis adalah seorang yang selalu bohong, ia tidak pernah jujur.  Lalu untuk apa kita mempercayai apapun yang ia katakan dari mulutnya??</p>
<p>Kita perlu sangat berhati-hati dengan hal ini, karena iblis adalah seorang yang sangat lihai berbohong.  Ia adalah ahlinya.. Kalo iblis punya gelar, maka ia punya gelar master dan Ph. D dalam bidang kebohongan. Ia akan sangat meyakinkan kita bahwa ia berkata benar, bahwa inilah jalan keluar untuk masalah kita, bahwa ia bermaksud baik.  Tetapi, mohon ingat baik2 bahwa : IBLIS SELALU BOHONG&#8230; IA TIDAK PERNAH JUJUR.  Seberapun menyakinkannya perkataan iblis, ingatlah bahwa dia selalu bohong.</p>
<p>Karena begitu ahlinya, ia bisa menyamar sebagai seorang malaikat terang..</p>
<p><em>Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblis pun menyamar sebagai malaikat Terang (2 Kor. 11:14)</em>.</p>
<p>-  Iblis bisa menipu dengan bekerja melalui seorang pendeta palsu yang mengaku bisa menyembuhkan berbagai penyakit.. yang akhirnya dikejar adalah kesembuhan dari penyakit, bukan Tuhannya yang menyembuhkan</p>
<p>-  Iblis bisa menipu dengan bekerja melalui seorang kristen yang mengaku dukun putih, bisa meramal – dengan ilmu putih.. = Alkitab dengan tegas menentang setiap orang yang melakukan tenung/sihir/ramal.. (Yeremia 27:9, II Taw 33:6)</p>
<p>-  Iblis bisa menipu dengan berpura-pura menjadi keluarga kita yang sudah meninggal..</p>
<p>-  Iblis bisa menipu dengan cerita-cerita mukjizat yang tampaknya kristiani: Patung bunda Maria menangis darah di NTT, Semarang, Vietnam, Korea.. menjadi disembah-sembah, berdoa kepada bunda Maria minta diampuni dosanya, darahnya juga dicek ke laboratorium benar-benar darah manusia dan berkhasiat menyembuhkan.</p>
<p>Adalah penting untuk kita waspada, karena segala sesuatu yang tampaknya baik untuk kita belum tentu datang dari Allah.  Karena semua yang baik, belum tentu benar.  Bisa jadi itu adalah tipuan dari iblis.  Tampaknya seperti jawaban Allah atas permasalahan kita, tetapi sebenarnya adalah tipuan iblis untuk kita tidak mengenal Allah secara benar.  Untuk kita menjadi hidup nyaman, tetapi tidak hidup benar.</p>
<p>Semua kesempatan terbuka apakah pasti dari Tuhan?  Jawabannya adalah TIDAK.. bisa jadi justru adalah cara iblis untuk membuat kita semakin jauh dari Tuhan.  Mungkin inilah rencana Tuhan.  Mungkin inilah jawaban doaku.. Benar???</p>
<p>Bagaimana cara membedakannya?? Pikirkan dulu baik2: Apakah ketika sebuah kesempatan terbuka, hal ini akan membuat aku semakin dekat dengan Tuhan atau malah menjauh dari Tuhan? Dulu pelayanan, sekarang tidak bisa lagi.. Dulu rajin beribadah, sekarang sebulan sekali.. Hati-hati ini bisa jadi tipuan iblis..</p>
<p>Selalu cek dengan Alkitab.  Selalu dekat dengan Tuhan melalui doa dan membaca kebenarannya setiap hari.  Lihat apakah Tuhan mengizinkan bahwa meramal adalah benar?? Apakah kesembuhan dari penyakit selalu adalah kehendak Tuhan?</p>
<p>Kebohongan iblis terbesar adalah anda tidak dapat lepas dari dosa anda, anda sudah lemah, anda sudah kalah, anda tidak akan bisa menang lagi dari dosa ini..</p>
<p>ilustrasi: strategi iblis adalah seperti ini.. burung kakak tua yang kakinya diikat kaki sejak kecil, yang membuat dia tidak terbang, hanya bisa melompat.. bahkan setelah ikatan kakinya dilepas.. Inilah strategi iblis, jangan mau ditipu.  Ikatan saudara telah lepas dari dosa itu.  Anda bisa menang melawan dosa.  Anda bisa menang..</p>
<p>2.   Iblis selalu merugikan.</p>
<p><em>Ia adalah <span style="text-decoration:underline;">pembunuh manusia sejak semula</span></em><span style="text-decoration:underline;">.</span></p>
<p><span style="text-decoration:underline;"> </span></p>
<p>Yang perlu saudara ingat baik-iblis adalah Iblis tidak pernah menyukai manusia.  Iblis membenci manusia, karena ia cemburu manusia sangat dikasihi oleh Allah, sampai diciptakan segambar dan serupa dengan Allah; sementara ia dibuang.   Maka, kebenaran kedua tentang iblis adalah ia selalu merugikan manusia.  Membangun relasi dengan iblis, tidak akan membawa kita kepada keberuntungan dan keuntungan, tetapi akan merugikan kita.  Pasti merugikan.</p>
<p>Jika engkau pergi dukun, dan jangan pergi.. Salah.. Katakan saja orang lain, seseorang datang kepada dukun, minta jodoh atau kesembuhan, atau penglaris.. jangan percaya bahwa dia akan mendapat apa yang dia mau, lalu&#8230;. selesai?? Yes, dia akan mendapat apa yang dia mau.  Jodoh ia akan dapat, kesembuhan ia akan dapat, atau penglaris ia akan dapat.  Tetapi apakah lalu selesai??  Anda datang ke dukun, anda bayar uang, anda dapat apa yang anda mau, lalu selesai.</p>
<p>Terlalu sering saya mendengar bahwa orang-orang yang pergi ke dukun, maka beberapa saat kemudian, iblis akan datang untuk menagih.  Entah hidupnya sendiri menjadi sakit parah, atau hidup anaknya, atau sekedar diperbudak terus oleh iblis sampai tua untuk terus melakukan ini itu ini itu.  Jika tidak melakukan ini itu ini itu, maka akan terjadi kecelakaan atau musibah – katanya&#8230; maka akhirnya kita dibodohi terus untuk setiap tanggal ini begini, tanggal itu begini..  Kecuali ia dilepaskan oleh kuasa Tuhan, maka semenjak ia telah pergi ke dukun, iblis tidak akan melepaskan dirinya sampai mati.</p>
<p>Ilustrasi: Pernah terjadi, di Jerman, pada tahun 1930-an.  Ada seorang pemuda mau menikah, tidak memiliki uang.  Temannya menyarankan untuk meminta uang kepada iblis, dengan cara menulis surat permintaan uang dengan darahnya dan pada jam 12 malam memanggil nama Lucifer.  Berhasil dilakukan.  Tetapi semenjak itu, ia terus menerus di kejar oleh iblis sampai kesehatannya menurun..</p>
<p>Iblis tidak akan bertanggung jawab setelah itu.. engkau sakit-sakitan terus, apa ia akan tanggung jawab? Tidak.. usahamu jadi bangkrut setelah itu, apakah ia akan tanggung jawab? Tidak.. Percayalah bahwa iblis selalu merugikan, jangan mau berteman dengan dia.</p>
<p>3.   Iblis hanya punya kuasa (kekuatan) kalau kita mempercayainya.</p>
<p>Kita perlu berhati-hati dengan iblis, kita perlu serius menanggapi bahwa dia ada, tetapi kita tidak perlu terlalu menakutinya.  Sebab iblis hanya dapat berkuasa atas kita apabila kita mempercayainya.  Prinsip “jadilah seperti imanmu” (Matius 9:29) berlaku baik positif maupun negatif.  Termasuk dalam berurusan dengan iblis, jika saudara percaya bahwa iblis memiliki kuasa atas anda, maka jadilah seperti imanmu.</p>
<p>Bagaimana saudara mempercayai iblis?</p>
<p>-  dengan mencari iblis untuk meminta sesuatu, dengan pergi ke dukun dan sebagainya,</p>
<p>-  dengan menjadi terlalu takut padanya.. itu artinya saudara menjadi tunduk kepadanya.  Saudara menjadi percaya kepadanya bahwa dia memiliki kuasa untuk menyakiti anda, dan anda menjadi tunduk kepadanya.</p>
<p>Faktanya adalah saudara tidak perlu takut dengan iblis.  Iblis sudah dikalahkah oleh kematian Tuhan Yesus di kayu salib (Ibrani 2:14).</p>
<p>Firman Tuhan berkata DENGAN JELAS kalau kita melawan iblis, ia akan lari.  Asal syaratnya dipenuhi, saudara memiliki hidup yang tunduk kepada Allah.</p>
<p>“<em><span style="text-decoration:underline;">Karena itu tunduklah kepada Allah</span></em><em>, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu! (Yakobus  4:7)”</em></p>
<p><em> </em></p>
<p>Ilustrasi: seorang pendeta yang gagal mengusir iblis, karena ia berselingkuh \ mencuri uang gereja..</p>
<p>Untuk dapat melawan iblis, untuk dapat membuat dia lari dari dirimu, kita harus memiliki hidup yang tunduk kepada Allah.</p>
<p><strong>Penutup</strong></p>
<p><em>Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. </em><em>(I Petrus  5:8)</em></p>
<p><em> </em></p>
<p>Saudara tidak bisa mengacuhkan iblis.  Saudara tidak dapat berkata “yang penting dia tidak ganggu aku“. Karena iblis sangat perduli dengan anda.  Ia sangat aktif untuk mempengaruhi anda.  Bisa lewat:</p>
<p>-  ketakutan..</p>
<p>-  takhayul \ mitos \ tradisi nenek moyang..</p>
<p>-  pengertian bahwa dosa = refresing, hiburan, variasi dari kebosanan hidup.</p>
<p>Namun yang perlu diingat adalah semua yang dikatakannya adalah kebohongan.  Kita tidak perlu takut dengannya.  Kita bisa menang melawan dia.. Kita lawan dalam nama Tuhan Yesus, ia akan lari.  Kita juga jangan sampai mau berhubungan, berteman dengan dia, karena pasti akan merugikan saudara.</p>
<p><em>Jangan beri kesempatan kepada iblis</em> (Efesus 4:27) dengan mempercayainya.  Sebab ia hanya bisa berkuasa atas anda apabila anda mempercayainya.  Lawanlah dia.  Karena kita punya Tuhan Yesus yang hebat.  Amin?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/khotbahilustrasigames.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/khotbahilustrasigames.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/khotbahilustrasigames.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/khotbahilustrasigames.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/khotbahilustrasigames.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/khotbahilustrasigames.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/khotbahilustrasigames.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/khotbahilustrasigames.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/khotbahilustrasigames.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/khotbahilustrasigames.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/khotbahilustrasigames.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/khotbahilustrasigames.wordpress.com/210/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/khotbahilustrasigames.wordpress.com/210/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/khotbahilustrasigames.wordpress.com/210/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=khotbahilustrasigames.wordpress.com&amp;blog=5481823&amp;post=210&amp;subd=khotbahilustrasigames&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://khotbahilustrasigames.wordpress.com/2010/07/17/naskah-khotbah-kebenaran-tentang-iblis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a76e7d5896171828be64249da5ecad0a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Lukas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://khotbahilustrasigames.files.wordpress.com/2010/07/a1.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Cheat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Renungan Khusus untuk Para Pelayan Tuhan</title>
		<link>http://khotbahilustrasigames.wordpress.com/2009/06/26/renungan-khusus-untuk-para-pelayan-tuhan/</link>
		<comments>http://khotbahilustrasigames.wordpress.com/2009/06/26/renungan-khusus-untuk-para-pelayan-tuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2009 07:21:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lukas Onggo Wijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[naskah Khotbah]]></category>
		<category><![CDATA[bertahan]]></category>
		<category><![CDATA[hamba Tuhan]]></category>
		<category><![CDATA[pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[perjuangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://khotbahilustrasigames.wordpress.com/?p=203</guid>
		<description><![CDATA[2 Korintus 6:1-10 Sebagai teman-teman sekerja, kami menasihatkan kamu, supaya kamu jangan membuat menjadi sia-sia kasih karunia Allah, yang telah kamu terima.  Sebab Allah berfirman:  &#8220;Pada waktu Aku berkenan, Aku akan mendengarkan engkau,  dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau.&#8221;  Sesungguhnya, waktu ini adalah waktu perkenanan itu; sesungguhnya, hari ini adalah hari penyelamatan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=khotbahilustrasigames.wordpress.com&amp;blog=5481823&amp;post=203&amp;subd=khotbahilustrasigames&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignnone size-full wp-image-204" title="ga090616" src="http://khotbahilustrasigames.files.wordpress.com/2009/06/ga090616.gif?w=450" alt="ga090616"   /></strong></p>
<p><strong>2 Korintus 6:1-10</strong></p>
<p><strong>Sebagai teman-teman sekerja, kami menasihatkan kamu, supaya kamu jangan membuat menjadi sia-sia kasih karunia Allah</strong>, yang telah kamu terima.</p>
<p> Sebab Allah berfirman:  &#8220;Pada waktu Aku berkenan, Aku akan mendengarkan engkau,  dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau.&#8221;  Sesungguhnya, waktu ini adalah waktu perkenanan itu; sesungguhnya, hari ini adalah hari penyelamatan itu.</p>
<p> <strong>Dalam hal apa pun kami tidak memberi sebab orang tersandung, supaya pelayanan kami jangan sampai dicela</strong>.</p>
<p> <strong>Sebaliknya, dalam segala hal kami menunjukkan, bahwa kami adalah pelayan Allah, yaitu: </strong></p>
<ol>
<li>dalam menahan dengan penuh kesabaran dalam penderitaan, kesesakan dan kesukaran,</li>
<li>dalam menanggung dera,</li>
<li>dalam penjara dan kerusuhan,</li>
<li>dalam berjerih payah,</li>
<li>dalam berjaga-jaga dan berpuasa;</li>
<li>dalam kemurnian hati,</li>
<li>&#8230; pengetahuan,</li>
<li>&#8230; kesabaran, dan</li>
<li>&#8230; kemurahan hati;</li>
<li>dalam Roh Kudus dan kasih yang tidak munafik;</li>
<li>dalam pemberitaan kebenaran dan</li>
<li>&#8230; kekuasaan Allah; dengan menggunakan senjata-senjata keadilan untuk menyerang ataupun untuk membela</li>
<li>ketika dihormati dan</li>
<li>ketika dihina;</li>
<li>ketika diumpat atau</li>
<li>ketika dipuji;</li>
<li>ketika dianggap sebagai penipu, namun dipercayai,</li>
<li>sebagai orang yang tidak dikenal, namun terkenal;</li>
<li>sebagai orang yang nyaris mati, dan sungguh kami hidup;</li>
<li>sebagai orang yang dihajar, namun tidak mati;</li>
<li>sebagai orang berdukacita, namun senantiasa bersukacita;</li>
<li>sebagai orang miskin, namun memperkaya banyak orang;</li>
<li>sebagai orang tak bermilik, sekalipun kami memiliki segala sesuatu.</li>
</ol>
<p>Sudahkah kita menggenapinya? God bless us&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/khotbahilustrasigames.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/khotbahilustrasigames.wordpress.com/203/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/khotbahilustrasigames.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/khotbahilustrasigames.wordpress.com/203/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/khotbahilustrasigames.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/khotbahilustrasigames.wordpress.com/203/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/khotbahilustrasigames.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/khotbahilustrasigames.wordpress.com/203/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/khotbahilustrasigames.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/khotbahilustrasigames.wordpress.com/203/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/khotbahilustrasigames.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/khotbahilustrasigames.wordpress.com/203/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/khotbahilustrasigames.wordpress.com/203/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/khotbahilustrasigames.wordpress.com/203/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=khotbahilustrasigames.wordpress.com&amp;blog=5481823&amp;post=203&amp;subd=khotbahilustrasigames&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://khotbahilustrasigames.wordpress.com/2009/06/26/renungan-khusus-untuk-para-pelayan-tuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a76e7d5896171828be64249da5ecad0a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Lukas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://khotbahilustrasigames.files.wordpress.com/2009/06/ga090616.gif" medium="image">
			<media:title type="html">ga090616</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Naskah Khotbah &#8211; Bijaksana Berelasi</title>
		<link>http://khotbahilustrasigames.wordpress.com/2009/05/29/naskah-khotbah-bijaksana-berelasi/</link>
		<comments>http://khotbahilustrasigames.wordpress.com/2009/05/29/naskah-khotbah-bijaksana-berelasi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 May 2009 05:28:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lukas Onggo Wijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[naskah Khotbah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://khotbahilustrasigames.wordpress.com/?p=199</guid>
		<description><![CDATA[Pendahuluan Di dalam hidup ini, kita menemukan berbagai macam, jenis, orang.  Ada orang yang begitu menyenangkan.  Ada yang begitu memberikan inspirasi bagi kita.  Ada juga yang begitu luar biasa membuat pusing tujuh keliling.  Banyak masalah sebenarnya timbul karena kita mengalami konflik dengan orang lain.  Dan ketika relasi kita dengan orang lain tidak baik, hidup menjadi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=khotbahilustrasigames.wordpress.com&amp;blog=5481823&amp;post=199&amp;subd=khotbahilustrasigames&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignnone size-full wp-image-200" title="ga071109" src="http://khotbahilustrasigames.files.wordpress.com/2009/05/ga071109.gif?w=450&#038;h=132" alt="ga071109" width="450" height="132" /></strong></p>
<p><strong>Pendahuluan</strong></p>
<p>Di dalam hidup ini, kita menemukan berbagai macam, jenis, orang.  Ada orang yang begitu menyenangkan.  Ada yang begitu memberikan inspirasi bagi kita.  Ada juga yang begitu luar biasa membuat pusing tujuh keliling. </p>
<p>Banyak masalah sebenarnya timbul karena kita mengalami konflik dengan orang lain.  Dan ketika relasi kita dengan orang lain tidak baik, hidup menjadi tidak menyenangkan.  Kalaupun kita sedang senang hati, tiba-tiba melihat dia lagi, langsung suasana hati kita berubah.  Hidup menjadi tidak menyenangkan.  Oleh karena itu, adalah sangat penting bagi untuk belajar bagaimana bisa membangun relasi yang baik dengan orang lain. </p>
<p> Intinya, sebenarnya adalah kembali ke hukum tabur tuai.  Apa yang kita tabur itulah yang kita tuai.  Demikian juga halnya dengan relasi kita dengan orang lain.  Yakobus 3:18 (BIS) mengajarkan “memang kebaikan adalah hasil dari benih damai yang ditabur oleh orang yang cinta damai!”, dan ketika kita menabur damai, yang akan kita panen adalah relasi yang damai dengan orang lain. </p>
<p> Sesungguhnya setiap hari dalam relasi kita dengan orang lain, kita menabur benih.  Ada yang menabur benih kemarahan, iri hati, egois; ada juga yang menabur benih damai, kemurahan.  Saudara mau memanen apa dalam relasi saudara, tergantung dari benih seperti apa yang saudara tabur.</p>
<p> K<strong>alimat Peralihan</strong></p>
<p>Hidup adalah pilihan.  Kita melihat pilihan itu ada setiap hari.  Sekarang semua tergantung bagaimana dengan kita.  Maukah kita menabur benih damai?  Bagaimana caranya agar kita bisa menabur benih damai?  Firman Tuhan berkata: dengan memiliki hikmat.  Mari kita membaca dari Yakobus 3:14-17. <span id="more-199"></span></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Isi</strong></p>
<p>Ada 2 jenis hikmat di sini.  Hikmat yang dari dunia, dan hikmat yang dari atas.  Hikmat dari dunia mengajarkan iri hati, egois, akan selalu menguntungkan kita dalam berelasi dengan orang lain.  Tetapi, saya yakin kita semua setuju bahwa sesuai ayat 16, kekacauan terjadi ketika ada orang egois dan iri hati.   Jika kita memiliki sifat iri hati dan egois, relasi kita dengan orang lain tidak akan pernah baik.</p>
<p> </p>
<p>Lalu bagaimanakah kita secara bijaksana, secara berhikmat, membangun relasi baik dengan orang lain yang sesuai dengan firman Tuhan?  Mari kita memperhatikan ayat 17.</p>
<p><strong>1.   Bijaksana berelasi: tetap murni.</strong></p>
<p>Firman Tuhan berkata kita harus murni dalam berelasi dengan orang lain.  Murni dalam berelasi dengan orang lain, dalam arti kita tidak akan berbohong, kita tidak akan mencurangi, kita tidak akan memanipulasi dalam relasi saya dengan orang lain.  Mungkin kita semua pernah bertemu dengan orang-orang yang terlihat bahwa ia sedang berbohong dengan kita, atau ia sedang berusaha memanipulasi kita.  Kita tidak pernah nyaman dengan orang-orang yang demikian.  Demikian juga halnya yang relasi kita rasakan, saat kita tidak murni dengan mereka. </p>
<p> </p>
<p>Dalam relasi kita dengan orang lain, jadilah seorang yang murni.  Jangan menjadi seorang pembohong.  Karena semua hubungan baik, dibangun atas dasar penghargaan dan kepercayaan.  Jika kita tidak bisa dipercaya, maka kita tidak akan bisa menjalin relasi yang baik dengan orang lain.</p>
<p> </p>
<p><strong>2.   Bijaksana berelasi: tidak suka menimbulkan kemarahan.  </strong></p>
<p>Firman Tuhan berkata, seorang yang bijaksana dalam berelasi dengan orang lain, adalah seorang pendamai.  Ia adalah seorang yang tidak suka mencari pertengkaran, tidak suka menimbulkan kemarahan.  Pernahkah saudara bertemu dengan seseorang yang memang suka mencari pertengkaran?  Nyamankah saudara berelasi dengan orang seperti ini?  Firman Tuhan berkata, Amsal 20:3 (BIS) “Hanya orang bodohlah yang suka bertengkar; sikap yang terpuji ialah menjauhi pertengkaran.”</p>
<p>Menjauhi pertengkaran dapat kita lakukan dengan menghindari hal-hal yang biasa menimbulkan pertengkaran.  Hal-hal apa sajakah itu? membanding-bandingkan, menyalahkan orang lain, suka membantah.  Hal-hal inilah yang harus kita hindari. </p>
<p> </p>
<p><strong>3.   Bijaksana berelasi: Tidak akan menganggap enteng perasaan orang lain.  </strong></p>
<p>Firman Tuhan berkata, seorang yang bijaksana berelasi adalah seorang peramah.  Apakah yang dimaksud sebagai peramah?  Peramah bukan hanya berarti murah senyum, tetapi “<em>considerate</em>” = mempertimbangkan perasaan orang lain. </p>
<p> </p>
<p>Ada sebuah anggapan umum yang salah bahwa jika saya tidak merasakan seperti yang engkau rasakan, maka perasaanmu pastinya salah, tidak beralasan, atau bodoh.  Hal ini tidaklah benar.  Jika kita tidak merasakannya, dan mereka merasakannya, itu tetap berarti mereka merasakannya.  Seringkali kita kurang mempertimbangkan perasaan orang lain, hanya karena kita tidak merasakan hal yang sama dengan yang orang lain rasakan.  Jangan sakit hati, apabila ia berkata, “kamu tidak mengerti perasaanku.”</p>
<p> </p>
<p>Terkadang kita begitu gampang berkata kepada seseorang, “saya mengerti perasaanmu”.   Benarkah kita benar-benar bisa mengerti perasaan dia?  Sebab jika tidak, mengatakan hal demikian, hanya akan menyakiti.  Jadilah peramah, jadilah seorang yang mempertimbangkan perasaan orang lain juga.</p>
<p> </p>
<p>Saya membaca sebuah cerita tentang suami istri yang ribut karena tidak peramah..  Suami pulang dari kantor, mengeluh, “kamu enak di rumah.  tadi jalan macet, di kantor kena marah bos, dan AC kantor rusak.  Saya sangat lelah”.  Istri mendengarnya, menjawab “oh begitu?? Anak kita mencelupkan kucing ke toilet, karena mengurusnya masakan jadi gosong, jadinya saya harus memasak dua kali, dan sementara itu, tadi hujan turun.  Jemuran menjadi basah kembali karena terlambat diangkat, saya harus mencucinya lagi”.  Akhirnya suami istri ini menjadi ribut..  Masalahnya di “considerate”, peramah.   Istri dalam cerita ini tidak perlu berkata kepada suami, saya lebih capek dari kamu.  Terima saja fakta bahwa mereka berdua kelelahan, dan mereka berdua sama-sama butuh untuk relaks, untuk istirahat. </p>
<p> </p>
<p>Jadilah <em>considerate</em> = jangan menganggap enteng perasaan orang lain.</p>
<p> </p>
<p><strong>4.   Bijaksana Berelasi: Bersedia diberikan masukan atau saran.  </strong></p>
<p>Firman Tuhan berkata, seorang yang bijak berelasi adalah seorang penurut.  Maksudnya bukan tiap kali ada apa-apa menurut saja, tetapi kata ini “penurut” dalam bahasa aslinya berarti seorang yang bisa belajar dari siapapun.  Dia tidak membela diri, tetapi bersedia diberikan masukan. </p>
<p> </p>
<p>Seringkali tatkala seseorang memberikan kepada kita masukan, kita menjadikannya sebagai kritik kepada diri kita sendiri.  Padahal masukan tersebut bukan dimaksudkan untuk menyakiti kita, tetapi untuk membuat kita menjadi lebih baik. </p>
<p> </p>
<p>Ilustrasi: suatu kali, seorang pendeta muda berkhotbah untuk pertama kalinya.  Setelah ia selesai berkhotbah, di salamin oleh seorang pendeta senior.  Pendeta senior ini berkata, “Nak, tadi khotbah kamu sangat jelek”.  Pendeta muda ini, belajar untuk bersedia diberikan masukan, bertanya, “Kenapa bisa jelek pak?”  Pendeta senior tersebut menjawab, “ada 3 alasan mengapa khotbahmu jelek.  Pertama, karena kamu membawakannya dengan membaca naskah, Kedua, karena kamu membacanya dengan cara yang sangat buruk.  Ketiga, karena naskahnya memang jelek”.  Pendeta senior ini pergi, datanglah seorang jemaat, berkata kepada pendeta muda ini, “Jangan dengarkan dia.  Dia hanya mengulang, kritik yang dia selalu denger dari jemaatnya sendiri setiap minggu”.  Artinya, pendeta senior ini mau mengkritik orang, tetapi tidak pernah bersedia dikritik.  Itulah kebodohan.  Amsal 12:15 (BIS) berkata “Orang dungu merasa dirinya tak pernah salah, tapi orang bijaksana suka mendengarkan nasihat”</p>
<p> </p>
<p> </p>
<p><strong>5.   Bijaksana Berelasi: tidak menekankan kesalahan orang lain.  </strong></p>
<p>Firman Tuhan berkata, seorang yang bijak berelasi tidak akan menekankan kesalahan orang lain, tidak selalu mengingat-ingat kesalahan orang lain.  Dia adalah seorang yang penuh belas kasihan dan buah-buah yang baik.  Bagaimana kita tahu apakah kita ini suka menekankan pada kesalahan orang lain atau tidak?  Pernahkah kita berkata, “Kamu itu selalu begitu&#8230;”  Atau pernahkah kita berkata, “Ingatkah kamu bahwa kamu pernah melakukan kesalahan ini..”  Oh&#8230; jika pernah berkata demikian, atau bahkan sering berkata demikian, kita belum menjadi seorang yang bijak berelasi.  Kita belum menjadi seorang yang penuh belas kasihan dan buah-buah yang baik.</p>
<p> </p>
<p>Amsal 17:9 (BIS), “Kalau ingin disukai orang, maafkanlah kesalahan yang mereka lakukan. Membangkit-bangkit kesalahan hanya memutuskan persahabatan”.  Dan ini benar sekali.  Relasi kita dengan sahabat, suami, istri, pacar, pastilah akan rusak apabila kita menjadi orang yang suka menekankan pada kesalahan orang lain. </p>
<p> </p>
<p>Ilustrasi: Suatu kali, seorang pria mengobrol sampai larut malam dengan temannya.  Pria ini mengaku kepada temannya ini, “wah.. saya akan celaka malam ini”.  Temannya berkata, “masa sampai separah itu???”  Lalu pria ini pulang ke rumah, bertemu dengan istrinya.   Keesokan paginya, pria ini kembali bertemu dengan temannya itu, dan temannya langsung berkata, “bagaimana semalam istrimu?  Apa yang terjadi?”  Pria itu hanya menjawab, “saya pulang ke rumah, dan istri saya menjadi historis”.  Temannya bingung, “historis??? Maksud kamu histeris??”  Pria ini menjawab, “bukan, istriku menjadi historis.  Dia menceritakan kepadaku semua kesalahan lain yang pernah ku perbuat.”</p>
<p> </p>
<p><strong>6.   Bijaksana Berelasi: Tidak menyembunyikan kelemahan sendiri.</strong></p>
<p>Tanda dari seorang yang bijaksana berelasi adalah ia tidak berusaha untuk menyembunyikan atau memalsukan kelemahan mereka sendiri.  Dia bukanlah seorang yang munafik. </p>
<p> </p>
<p>Amsal 28:13 berkata “Siapa menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung, tetapi siapa mengakuinya dan meninggalkannya akan disayangi.”  Seringkali yang terjadi adalah ketika kita mulai memberitahu kepada orang lain kelemahan kita, yang shock bukan orang lain, tetapi diri kita sendiri.  Kita menjadi shock karena bingung, “kok dia sudah tahu???”  Selama ini dia sudah tahu kelemahan diri kita sendiri, dan mereka tetap berteman dengan kita.  Setelah kita mengakuinya, kita bukannya akan ditinggalkan, tetapi malah lebih disayang – maka itulah teman sejati. </p>
<p> </p>
<p><strong>Penutup</strong></p>
<p>Kita sudah punya 6 cara untuk bijaksana berelasi dengan orang lain.  Yaitu:</p>
<p>1.   Bijaksana berelasi: tetap murni.</p>
<p>2.   Bijaksana berelasi: tidak suka menimbulkan kemarahan. </p>
<p>3.   Bijaksana berelasi: tidak akan menganggap enteng perasaan orang lain. </p>
<p>4.   Bijaksana Berelasi: bersedia diberikan masukan atau saran. </p>
<p>5.   Bijaksana Berelasi: tidak menekankan kesalahan orang lain. </p>
<p>6.   Bijaksana Berelasi: tidak menyembunyikan kelemahan sendiri.</p>
<p> </p>
<p>Semuanya dimulai dengan bersikap bijaksana, dengan memiliki hikmat.  Jika saudara berkata, wah hal ini terlalu sulit.  Saya tidak bisa melakukan salah-satu dari 6 point ini, hal ini berarti saudara kekurangan hikmat.  Yang perlu saudara lakukanlah hanyalah berdoa memintanya kepada Tuhan (Baca Yakobus 1:5-6).  Mari kita berdoa.</p>
<p>* point2 khotbah disadur dari khotbah Rick Warren &#8211; How to relate wisely to others..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/khotbahilustrasigames.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/khotbahilustrasigames.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/khotbahilustrasigames.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/khotbahilustrasigames.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/khotbahilustrasigames.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/khotbahilustrasigames.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/khotbahilustrasigames.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/khotbahilustrasigames.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/khotbahilustrasigames.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/khotbahilustrasigames.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/khotbahilustrasigames.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/khotbahilustrasigames.wordpress.com/199/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/khotbahilustrasigames.wordpress.com/199/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/khotbahilustrasigames.wordpress.com/199/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=khotbahilustrasigames.wordpress.com&amp;blog=5481823&amp;post=199&amp;subd=khotbahilustrasigames&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://khotbahilustrasigames.wordpress.com/2009/05/29/naskah-khotbah-bijaksana-berelasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a76e7d5896171828be64249da5ecad0a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Lukas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://khotbahilustrasigames.files.wordpress.com/2009/05/ga071109.gif" medium="image">
			<media:title type="html">ga071109</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ilustrasi &#8211; Bersedia Di Kritik</title>
		<link>http://khotbahilustrasigames.wordpress.com/2009/05/22/ilustrasi-bersedia-di-kritik/</link>
		<comments>http://khotbahilustrasigames.wordpress.com/2009/05/22/ilustrasi-bersedia-di-kritik/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 May 2009 07:20:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lukas Onggo Wijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[ilustrasi]]></category>
		<category><![CDATA[kritik]]></category>
		<category><![CDATA[masukan]]></category>
		<category><![CDATA[pendeta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://khotbahilustrasigames.wordpress.com/2009/05/22/ilustrasi-bersedia-di-kritik/</guid>
		<description><![CDATA[Suatu kali, seorang pendeta muda berkhotbah untuk pertama kalinya. Setelah ia selesai berkhotbah, di salamin oleh seorang pendeta senior. Pendeta senior ini berkata, “Nak, tadi khotbah kamu sangat jelek”. Pendeta muda ini, belajar untuk bersedia diberikan masukan, bertanya, “Kenapa bisa jelek pak?” Pendeta senior tersebut menjawab, “ada 3 alasan mengapa khotbahmu jelek. Pertama, karena kamu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=khotbahilustrasigames.wordpress.com&amp;blog=5481823&amp;post=198&amp;subd=khotbahilustrasigames&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:#000000;"><img class="alignnone size-full wp-image-197" title="ga090520" src="http://khotbahilustrasigames.files.wordpress.com/2009/05/ga090520.gif?w=450" alt="ga090520"   /></span></p>
<p><span style="color:#000000;">Suatu kali, seorang pendeta muda berkhotbah untuk pertama kalinya. Setelah ia selesai berkhotbah, di salamin oleh seorang pendeta senior. Pendeta senior ini berkata, “Nak, tadi khotbah kamu sangat jelek”. Pendeta muda ini, belajar untuk bersedia diberikan masukan, bertanya, “Kenapa bisa jelek pak?” Pendeta senior tersebut menjawab, “ada 3 alasan mengapa khotbahmu jelek. Pertama, karena kamu membawakannya dengan membaca naskah, Kedua, karena kamu membacanya dengan cara yang sangat buruk. Ketiga, karena naskahnya memang jelek”. </span></p>
<p><span style="color:#000000;">Pendeta senior ini pergi, datanglah seorang jemaat, berkata kepada pendeta muda ini, “Jangan dengarkan dia. Dia hanya mengulang, kritik yang dia selalu denger dari jemaatnya sendiri setiap minggu”. </span></p>
<p><span style="color:#000000;">Artinya, pendeta senior ini mau mengkritik orang, tetapi tidak pernah bersedia dikritik. Itulah kebodohan. Amsal 12:15 (BIS) berkata “Orang dungu merasa dirinya tak pernah salah, tapi orang bijaksana suka mendengarkan nasihat”</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/khotbahilustrasigames.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/khotbahilustrasigames.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/khotbahilustrasigames.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/khotbahilustrasigames.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/khotbahilustrasigames.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/khotbahilustrasigames.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/khotbahilustrasigames.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/khotbahilustrasigames.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/khotbahilustrasigames.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/khotbahilustrasigames.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/khotbahilustrasigames.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/khotbahilustrasigames.wordpress.com/198/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/khotbahilustrasigames.wordpress.com/198/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/khotbahilustrasigames.wordpress.com/198/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=khotbahilustrasigames.wordpress.com&amp;blog=5481823&amp;post=198&amp;subd=khotbahilustrasigames&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://khotbahilustrasigames.wordpress.com/2009/05/22/ilustrasi-bersedia-di-kritik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a76e7d5896171828be64249da5ecad0a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Lukas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://khotbahilustrasigames.files.wordpress.com/2009/05/ga090520.gif" medium="image">
			<media:title type="html">ga090520</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Naskah Khotbah &#8211; Untuk Orang-orang yang ingin menangis dan kelelahan</title>
		<link>http://khotbahilustrasigames.wordpress.com/2009/05/15/naskah-khotbah-untuk-orang-orang-yang-ingin-menangis-dan-kelelahan/</link>
		<comments>http://khotbahilustrasigames.wordpress.com/2009/05/15/naskah-khotbah-untuk-orang-orang-yang-ingin-menangis-dan-kelelahan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 May 2009 04:36:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lukas Onggo Wijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[naskah Khotbah]]></category>
		<category><![CDATA[istirahat]]></category>
		<category><![CDATA[kelelahan]]></category>
		<category><![CDATA[menangis]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[penguatan]]></category>
		<category><![CDATA[sedih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://khotbahilustrasigames.wordpress.com/?p=194</guid>
		<description><![CDATA[Pendahuluan Pernahkah anda karena sangat sedih, lalu menangis, menangis, dan kemudian berhenti menangis, bukan karena anda sudah tidak sedih lagi, tetapi karena sudah tidak kuat lagi menangis?  Pernahkah anda begitu lelah, sampai berkata saya sudah kelelahan , tidak kuat lagi, butuh istirahat dulu?  Kalimat Peralihan Bagaimana sebenarnya Tuhan memandang orang-orang yang kelelahan dan dalam kesedihan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=khotbahilustrasigames.wordpress.com&amp;blog=5481823&amp;post=194&amp;subd=khotbahilustrasigames&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignnone size-full wp-image-195" title="tired_bear" src="http://khotbahilustrasigames.files.wordpress.com/2009/05/tired_bear.jpg?w=450&#038;h=313" alt="tired_bear" width="450" height="313" /></strong></p>
<p><strong>Pendahuluan</strong></p>
<p>Pernahkah anda karena sangat sedih, lalu menangis, menangis, dan kemudian berhenti menangis, bukan karena anda sudah tidak sedih lagi, tetapi karena sudah tidak kuat lagi menangis?</p>
<p> Pernahkah anda begitu lelah, sampai berkata saya sudah kelelahan , tidak kuat lagi, butuh istirahat dulu? </p>
<p><strong>Kalimat Peralihan</strong></p>
<p>Bagaimana sebenarnya Tuhan memandang orang-orang yang kelelahan dan dalam kesedihan mendalam?  <span id="more-194"></span></p>
<p>Malam ini perlu mengenal 2 tempat dalam Alkitab, yaitu Ziklag dan Sungai Besor. Baca 1 Samuel 30:1-10, 21-24.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Isi</strong></p>
<p>1.   Ziklag: Tempat menangis&#8230;</p>
<p>Daud punya cukup banyak masalah dan banyak kelemahan.  Setelah ia meninggalkan daerah Israel, keluarganya tidak memerdulikannya, istrinya Mikhal telah meninggalkan dia dan menikah dengan laki-laki lain, Raja Saul ingin membunuhnya, Nabi Samuel yang ia sangat kasihi baru saja meninggal, sekarang ia tinggal di negeri asing.  Dan sekarang para pasukannya juga ingin membunuh dia karena kecewa (ay. 6).  Ini adalah masa terlemah Daud.</p>
<p> Kita selama ini mengenal Daud sebagai orang yang mengalahkan Goliat, sang raksasa, tetapi kurang mengenal Daud yang pernah menangis putus asa.  Kita mengenal Daud yang penuh iman kepada Tuhan, tetapi akhir2 ini, iman Daud menjadi lemah.  Ia berbohong kepada hamba Tuhan, seorang imam di Nob.  Ia menjadi sangat takut kepada raja asing, lupa akan Tuhan, dan berpura-pura menjadi orang gila.  Sudah cukup lama Daud tidak lagi mengingat Tuhan.  Kalimat seperti “kemudian Daud bertanya kepada Tuhan”, sudah lama tidak kedengaran.  Ketika ia memutuskan untuk menjadi hamba dari raja asing demi makanan pada pasal 27, ia tidak lagi bertanya kepada Tuhan.  Dan puncaknya, Raja asing itu pun akhirnya tidak mempercayai Daud lagi.  Ia disuruh pulang dengan hati kecewa ke rumahnya di Ziklag, dan di Ziklag ia menemukan semua rumah sudah terbakar dan anak istri mereka sudah di tawan musuh. </p>
<p> Jika anda menjadi Daud, tidakkah anda ingin menangis?  Jika begitu banyak hal buruk terjadi, tidakkah anda ingin menangis? Tetapi, ketika semua sudah menjadi buruk, Daud baru teringat kembali kepada Tuhan.  “Tetapi Daud menguatkan kepercayaannya kepada Tuhan” &#8212; Saya sendiri pernah mengalami hal-hal buruk, yang akhirnya membuat saya menangis dan akhirnya juga menyadari, “wah, saya perlu ingat Tuhan lagi.  Tuhan mesti jadi yang pertama dan terutama.  Saya perlu kembali menguatkan kembali kepercayaan kepada Tuhan”.</p>
<p>Dan apakah diizinkan kita menangis saat sedih?  Tentu.  Bahkan Pengkhotbah 7:3 mengatakan bahwa sedih hati, menangis diperlukan untuk memulihkan hati.  Tentu kita diizinkan saat sedih untuk menangis, tetapi yang penting adalah setelah kita bersedih, setelah kita menangis, menangis, dan tidak kuat lagi menangis, marilah kita menguatkan kembali kepercayaan kita kepada Tuhan. </p>
<p> Banyak orang sebenarnya perlu menangis, tetapi menahan diri, akhirnya emosi hatinya menjadi tidak karuan dan menjadi luka bukan hanya bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi orang lain di sekitarnya.  Karena itu, lebih baik menangislah saat anda perlu untuk menangis.  Jangan gengsi, jangan terlalu harga diri.. daripada melukai.</p>
<p> 2.  Sungai Besor: Tempat orang-orang lelah..</p>
<p>Bagaimana pandangan anda terhadap orang-orang yang kelelahan?  Apakah anda juga pernah merasa sangat lelah, sampai benar-benar meminta untuk beristirahat dulu?  Di dalam gereja ada banyak sekali orang-orang yang kelelahan.  Dan kelelahan di dalam gereja, karena pelayanan misalnya, seringkali dianggap sebuah kesalahan.  Ada pujiannya juga “jangan lelah bekerja di ladang-Nya Tuhan”, saya dari dulu selalu bertanya akan pujian ini, “memangnya kalau kelelahan pelayanan itu dosa???”  Tetapi saya yakin pujian ini tidak bermaksud begitu, pujian ini bermakna memberikan semangat kepada kita.</p>
<p> Tetapi jujur kita ini manusia?  Menjadi lelah, dan perlu mengambil waktu untuk beristirahat bukanlah sebuah kesalahan.  Hal ini kita pelajari di Sungai Besor.  Daud mengizinkan 200 orang yang kelelahan untuk beristirahat di Sungai Besor. </p>
<p>Masalah kemudian timbul, setelah Daud dan 400 orang memenangkan peperangan.  Bukan hanya anak dan istri yang terselamatkan, tetapi mereka juga mendapat harta jarahan.  Mulailah beberapa orang berkata, &#8220;karena mereka tidak ikut pergi berperang, maka mereka tidak boleh mendapat bagian&#8221; &#8211; dan firman Tuhan mencatat mereka sebagai orang yang jahat (ay. 22).  Daud yang kembali mengingat Tuhan, meluruskan hal ini dengan berkata, &#8220;Tuhanlah yang memenangkan pertempuran untuk kita, itu bukan hasil usaha kita sendiri.  Jangan jadi sombong karena menang perang.  Oleh karena itu, maka orang yang beristirahat mendapat bagian yang sama dengan orang yang pergi berperang.&#8221;.  Bukankah ini luar biasa??</p>
<p>Bagi Daud, dan bagi Tuhan, Orang yang pergi berperang dengan orang beristirahat karena kelelahan mendapatkan bagian yang sama, berkat yang sama.  Tuhan menghargai orang-orang yang kelelahan, Tuhan mengizinkan kita beristirahat apabila anda lelah.  Dan berkat bagi mereka, sama bagiannya.</p>
<p> <strong>Penutup</strong></p>
<p>Tuhan mengizinkan kita menangis, karena menangis dapat memulihkan, menjernihkan hati kita.  Tuhan mengizinkan kita beristirahat ketika kelelahan, karena memang diperlukan beristirahat.  Bahkan Tuhan memerintahkan agar kita mengambil waktu untuk beristirahat.  Jadi, ketika anda sedih, menangislah.. Ketika anda kelelahan, beristirahatlah.. Tuhan menghargainya.  Dan Tuhan memberkatinya..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/khotbahilustrasigames.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/khotbahilustrasigames.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/khotbahilustrasigames.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/khotbahilustrasigames.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/khotbahilustrasigames.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/khotbahilustrasigames.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/khotbahilustrasigames.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/khotbahilustrasigames.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/khotbahilustrasigames.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/khotbahilustrasigames.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/khotbahilustrasigames.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/khotbahilustrasigames.wordpress.com/194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/khotbahilustrasigames.wordpress.com/194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/khotbahilustrasigames.wordpress.com/194/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=khotbahilustrasigames.wordpress.com&amp;blog=5481823&amp;post=194&amp;subd=khotbahilustrasigames&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://khotbahilustrasigames.wordpress.com/2009/05/15/naskah-khotbah-untuk-orang-orang-yang-ingin-menangis-dan-kelelahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a76e7d5896171828be64249da5ecad0a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Lukas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://khotbahilustrasigames.files.wordpress.com/2009/05/tired_bear.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">tired_bear</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Khotbah &#8211; Allah yang Memberikan Jubah-Nya</title>
		<link>http://khotbahilustrasigames.wordpress.com/2009/04/09/khotbah-allah-yang-memberikan-jubah-nya/</link>
		<comments>http://khotbahilustrasigames.wordpress.com/2009/04/09/khotbah-allah-yang-memberikan-jubah-nya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Apr 2009 04:57:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lukas Onggo Wijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[naskah Khotbah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://khotbahilustrasigames.wordpress.com/2009/04/09/khotbah-allah-yang-memberikan-jubah-nya/</guid>
		<description><![CDATA[Pendahuluan Dari sekian banyak hal yang Tuhan berikan kepada kita dalam peristiwa penyaliban, Allah juga memberikan jubah-Nya. Baca Yohanes 19:23-24. Bagian ini adalah bagian yang jarang sekali dikhotbahkan. Hari ini saya ingin mengajak kita bersama-sama merenungkan bagian ini, yaitu mengenai “Allah yang Memberi Jubah-Nya untuk Kita” Mengapa saya berkata “Allah memberikan jubah-Nya”. Karena Allah tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=khotbahilustrasigames.wordpress.com&amp;blog=5481823&amp;post=189&amp;subd=khotbahilustrasigames&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><img class="alignnone size-full wp-image-192" title="ga090408" src="http://khotbahilustrasigames.files.wordpress.com/2009/04/ga090408.gif?w=450&#038;h=132" alt="ga090408" width="450" height="132" /></strong></p>
<p><strong>Pendahuluan</strong><br />
Dari sekian banyak hal yang Tuhan berikan kepada kita dalam peristiwa penyaliban, Allah juga memberikan jubah-Nya. Baca Yohanes 19:23-24.<br />
Bagian ini adalah bagian yang jarang sekali dikhotbahkan. Hari ini saya ingin mengajak kita bersama-sama merenungkan bagian ini, yaitu mengenai “Allah yang Memberi Jubah-Nya untuk Kita”</p>
<p>Mengapa saya berkata “Allah memberikan jubah-Nya”. Karena Allah tidak terpaksa melakukan semua ini. Tuhan Yesus tidak terpaksa untuk dipakukan di salib, Ia tidak dipaksa untuk dicambuk, karena dari awalnya Tuhan Yesus tidak dipaksa untuk ditangkap. Jika Tuhan Yesus ingin bebas dari penangkapan dan penyaliban, Ia dapat melakukannya (lihat Matius 26:53). Tuhan Yesus mengizinkan semuanya terjadi. Ia memberikan dirinya sendiri untuk dipaku di salib, tidak karena terpaksa.</p>
<p><strong>Kalimat Peralihan</strong><br />
Mengapa Allah perlu memberikan jubah-Nya? Mengapa peristiwa ini begitu penting sehingga perlu dicatat bahkan telah dinubuatkan akan terjadi? <span id="more-189"></span></p>
<p>Isi<br />
Ilustrasi: Max Lucado beserta istri dalam bulan madu, makan malam di restoran prancis dan tidak diizinkan masuk awalnya karena tidak memakai jas. Sang pelayan terlalu baik untuk menyuruh saya pergi, tetapi terlalu setia untuk menurunkan standar. Akhirnya, sang pelayan masuk ke dalam tempat penitipan jas, dan meminjamkan sebuah jas untuk Max Lucado pakai dan diizinkan masuk. Hal yang dilakukan oleh pelayan itu, mirip dengan apa yang Tuhan Yesus lakukan bagi kita. Perbedaannya adalah pelayan tersebut tidak memberikan jas miliknya sendiri, tetapi meminjamkan sebuah jas. Yang Allah lakukan adalah memberikan jubah-Nya sendiri kepada kita.</p>
<p>Mengapa Tuhan Yesus perlu memberikan jubah-Nya?<br />
Pakaian yang kita manusia pakai, tidak dapat membuat kita diterima masuk dalam hadirat-Nya. Apa yang biasa kita kenakan? Kitab suci sering menggambarkan perilaku kita sebagai pakaian yang kita kenakan.</p>
<p>Mazmur 109:18 “ Ia memakai kutuk sebagai bajunya &#8212; biarlah itu merembes seperti air ke dalam dirinya, dan seperti minyak ke dalam tulang-tulangnya;”</p>
<p>Roma 13:12 “Hari sudah jauh malam, telah hampir siang. Sebab itu marilah kita menanggalkan perbuatan-perbuatan kegelapan dan mengenakan perlengkapan senjata terang!”</p>
<p>Kita tidak dapat masuk ke hadirat-Nya dengan mengenakan hal-hal ini. Oleh karena itulah, Tuhan memberikan jubah-Nya. Jubah-Nya adalah standar dan syarat yang diperlukan agar kita bisa masuk diterima dalam hadirat-Nya. Jubah seperti apa yang Ia berikan? Jubah itu tidak berjahit, dari atas ke bawah hanya satu tenunan saja.<br />
= Hanya satu tenunan, tidak terlihat macam-macam, tidak terlihat cacat, melambangkan kekudusan hidup. Ditenun dari atas ke bawah, melambangkan ketaatan Tuhan Yesus kepada Bapa-Nya di atas, bahkan IA taat sampai mati di kayu salib.</p>
<p>Hasilnya: Yesaya 61:10 “Aku bersukaria di dalam TUHAN, jiwaku bersorak-sorai di dalam Allahku, sebab Ia mengenakan pakaian keselamatan kepadaku dan menyelubungi aku dengan jubah kebenaran.. “<br />
= Kita diterima masuk dalam hadirat-Nya.</p>
<p>Di kayu salib, yang Allah lakukan selain memberikan jubah-Nya sendiri bagi kita, Ia juga bertukar dengan kita mengenakan pakaian kita, yaitu dosa-dosa saya, anda, dan dosa semua umat manusia. Sebagai hasilnya, maka Dialah yang menggantikan kita menanggung semua upah-upah dosa itu di kayu salib menggantikan anda dan saya.</p>
<p><strong>Penutup</strong><br />
Fakta Alkitab: jubah itu tidak didapat oleh semua prajurit. Hanya satu prajurit dari empat prajurit<br />
= Keselamatan itu tidak diberikannya kepada semua orang. Kita harus bersyukur karena kita menjadi orang terpilih yang menerimanya.</p>
<p>Fakta Alkitab: jubah itu berharga. Para prajurit tidak mengoyaknya menjadi 4 bagian, sehingga jubah itu hanya menjadi kain robek tidak berharga.<br />
= Marilah kita juga menghargai hidup baru kita yang mengenakan pakaian keselamatan dan jubah kebenaran, dan tidak lagi mencemarinya dengan dosa yang kita nikmati.</p>
<p>* Sebagian bahan di ambil dari Max Lucado, He Chose The Nails, Bab 8.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/khotbahilustrasigames.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/khotbahilustrasigames.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/khotbahilustrasigames.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/khotbahilustrasigames.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/khotbahilustrasigames.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/khotbahilustrasigames.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/khotbahilustrasigames.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/khotbahilustrasigames.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/khotbahilustrasigames.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/khotbahilustrasigames.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/khotbahilustrasigames.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/khotbahilustrasigames.wordpress.com/189/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/khotbahilustrasigames.wordpress.com/189/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/khotbahilustrasigames.wordpress.com/189/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=khotbahilustrasigames.wordpress.com&amp;blog=5481823&amp;post=189&amp;subd=khotbahilustrasigames&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://khotbahilustrasigames.wordpress.com/2009/04/09/khotbah-allah-yang-memberikan-jubah-nya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a76e7d5896171828be64249da5ecad0a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Lukas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://khotbahilustrasigames.files.wordpress.com/2009/04/ga090408.gif" medium="image">
			<media:title type="html">ga090408</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Saat Teduh: Apa dan Bagaimana?</title>
		<link>http://khotbahilustrasigames.wordpress.com/2009/03/02/saat-teduh-apa-dan-bagaimana/</link>
		<comments>http://khotbahilustrasigames.wordpress.com/2009/03/02/saat-teduh-apa-dan-bagaimana/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2009 07:42:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lukas Onggo Wijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[naskah Khotbah]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[saat teduh]]></category>
		<category><![CDATA[sate]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://khotbahilustrasigames.wordpress.com/?p=184</guid>
		<description><![CDATA[A. Apa itu Sa-Te? Saat teduh adalah saat di mana kita benar-benar menyediakan waktu secara khusus dan fokus untuk berkomunikasi dengan Allah, melalui perenungan firman Tuhan dan doa Saat teduh adalah saat di mana kita benar-benar datang kepada Tuhan dan berkata secara bertanggungjawab, “Inilah aku Tuhan. Saya siap untuk mendengarkan Engkau berbicara kepada anakmu ini.” [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=khotbahilustrasigames.wordpress.com&amp;blog=5481823&amp;post=184&amp;subd=khotbahilustrasigames&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="alignnone size-full wp-image-185" title="pray03" src="http://khotbahilustrasigames.files.wordpress.com/2009/03/pray03.jpg?w=450" alt="pray03"   /></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>A.	Apa itu Sa-Te?</strong><br />
Saat teduh adalah saat di mana kita benar-benar menyediakan waktu secara khusus dan fokus untuk berkomunikasi dengan Allah, melalui perenungan firman Tuhan dan doa   Saat teduh adalah saat di mana kita benar-benar datang kepada Tuhan dan berkata secara bertanggungjawab, “Inilah aku Tuhan.  Saya siap untuk mendengarkan Engkau berbicara kepada anakmu ini.”</p>
<p style="text-align:justify;">Mengapa saya mengatakan bahwa saat teduh adalah waktu secara khusus dan fokus?</p>
<p style="text-align:justify;">Pertama, kita harus benar-benar menyediakan waktu secara khusus untuk bersaat teduh.  Kita bukannya menyelipkan waktu untuk bersaat teduh: saat kita sedang tidak  ada pekerjaan pada pukul 2 siang di rumah atau di kantor, saat kita masih memiliki sedikit waktu atau masih sempat untuk bersaat teduh karena hari ini tidak bangun kesiangan – jika tidak sempat ya sudah, berarti “pass” untuk hari ini, atau jika pada malam hari kita sedang merasa tidak terlalu lelah dan tidak ada film yang bagus untuk ditonton di TV.  TIDAK!!!!  Kita harus berdisiplin.  Kita harus telah secara khusus menyediakan waktu untuk saat teduh.  Dan tidak boleh ada badai apapun yang boleh menghalangi kita untuk tetap setia pada janji akan waktu untuk bersaat teduh.  Bahkan, ada satu ungkapan yang mengatakan “no bible, no breakfast”.  Wow&#8230; ! Jika memang harus begitu, berapa banyak dari kita yang akan celaka karena kelaparan yach.</p>
<p style="text-align:justify;">Kedua, kita harus fokus.  Kita harus meletakkan semua permasalahan kita, semua keluh kesah kita, semua keberatan kita dalam doa sebelum kita memulai untuk bersaat teduh.  Menjadi seperti Maria, yang duduk diam di kaki Yesus.  Jika kita masih berpikir untuk harus menelpon si A nanti pagi ini, atau harus memasak air untuk mandi pagi ini, atau masih memikirkan tentang daftar tugas-tugas yang harus diselesaikan hari ini, berarti kita belum terfokus.</p>
<p>Mulailah dengan doa.  Letakkan semua kelemahan kita di hadapan-Nya.  Katakan dengan jujur keadaan kita hari ini pada Dia yang setia, yang mengerti isi hatimu yang terdalam.  Beritahu Dia bahwa pagi ini kita bangun dengan kepala yang sakit, leher yang kaku, atau hal lainnya.  Mintalah Dia untuk membimbing kita pada renungan hari ini, mintalah iluminasi (=penerangan) Roh Kudus agar kita dapat mengerti secara jelas firman Tuhan hari ini, mintalah agar kita memiliki hati yang mau mendengar dan juga taat kepada firman Tuhan.</p>
<p><strong>B.	Mengapa Bersaat Teduh?<span id="more-184"></span></strong><br />
Sebagai seorang manusia, secara fisik kita membutuhkan makanan setiap harinya untuk bertahan hidup.  Tanpa makanan, kita akan kekurangan kalori yang memberikan kita energi untuk melaksanakan aktivitas kita.  Demikian juga halnya dengan saat teduh.  Saat teduh adalah makanan rohani kita.  Jiwa kita membutuhkannya untuk terus bertahan hidup.<br />
Setiap hari kita diserang oleh berbagai macam masalah.  Kita seringkali kehilangan keseimbangan karenanya.  Kita bingung bagaimana menentukan pilihan.  Pilihan mana yang benar dan mana yang salah?  Apa standarnya sesuatu dapat dikatakan benar atau salah?  Keseimbangan itu hanya dapat kita terima kembali melalui saat teduh bersama Allah.  Sebab Allah adalah standar dari kebenaran.  Dia adalah kebenaran itu sendiri.</p>
<p style="text-align:justify;">Membaca dan merenungkan firman Tuhan akan mengajar kita, menyatakan kepada kita apabila kita salah, akan memperbaiki kelakuan kita, dan akan terus mendidik kita dalam kebenaran (2 Tim 3:16).  Membaca dan merenungkan firman Allah dalam saat teduh membuat kita dapat semakin mengenal Allah.  Dengan membaca firman Tuhan, kita akan mengetahui apa yang Allah sukai, apa yang menyenangkan hati-Nya, dan apa yang tidak Dia sukai.  Dan itulah yang menjadi intinya.  Apapun yang harus kita lakukan dalam menjalani hidup ini, kita harus hidup sesuai dengan kehendak Allah, dengan cara hidup yang menyenangkan hati Allah.  Dengan pengetahuan inilah kita dapat menemukan keseimbangan kita kembali.  Kita menjadi tahu keputusan seperti apa yang harus kita ambil ketika badai hidup menerpa hidup kita, yaitu keputusan yang menyenangkan hati Tuhan, yang sesuai dengan firman Tuhan.</p>
<p><strong>C.	Bagaimana Caranya ?</strong><br />
Bagaimana caranya bersaat teduh?  Langkah-langkah apa yang harus kita lakukan untuk mulai bersaat teduh?  Formatnya bagaimana?  Banyak sekali tuntunan-tuntunan akan hal ini.  Bahkan kita bisa menemukannya dalam selipan yang biasanya terdapat dalam Alkitab LAI (kertas berwarna putih tipis???).  Atau banyak juga terdapat dalam buku-buku saat teduh seperti renungan harian, manna sorgawi, rajawali, dan sebagainya.   Kali ini, saya akan menjelaskan kembali langkah-langkah itu yang mungkin anda semua kira sudah mengetahuinya, tetapi ternyata anda kemungkinan besar belum benar-benar mengetahuinya.  Atau memang anda sudah mengetahuinya.</p>
<p>1.	Berdoa<br />
Mulailah dengan berdoa.  Ini sangat penting.  Anda bukan sedang mau membaca novel atau komik.  Anda sedang mau membaca firman Allah.  Pikiran kita tidak akan mampu mengerti kebenaran firman Allah tanpa pertolongan Allah.  Mintalah agar menerangi hati kita sehingga kita dapat mengerti kebenaran firman Tuhan dan pesan apa yang Tuhan ingin kita tangkap atau perhatikan dari saat teduh hari ini.  Allah ingin berbicara kepada kita.  Kita minta kepada Dia agar Dia menyiapkan hati kita, membuka hati dan pikiran kita untuk kebenaran firman Allah yang akan Dia sampaikan.<br />
Dalam doa pembukaan ini, kita juga akan bersikap jujur kepada Allah.  Kita nyatakan kepada Dia seluruhnya.  Apa keberatan-keberatan hati kita saat ini?  Apa yang mengganggu pikiran kita saat ini?  Kita ceritakan kepada Dia apabila kita sedang sakit, sedih, atau mungkin bergembira.  Kita ceritakan kepada Dia kalau kita kurang tidur dan sangat mengantuk saat ini.  Lalu kita letakkan semuanya di hadapan Allah.  Kita fokuskan pikiran dan hati kita untuk mendengar suara Allah pada saat ini.  Minta biarlah Allah sendiri yang memampukan kita untuk mendengar apa yang harus kita dengar, mengerti apa yang harus kita mengerti, dan merenungkan apa yang harus kita renungkan.  Sikap jujur di hadapan Allah seperti yang di miliki raja Daud ini, seringkali kita abaikan bahkan kita lupakan.  Ini adalah hal yang sangat penting.  Kita perlu untuk menyerahkan kepada Tuhan seluruh aspek kehidupan kita.  Kita harus mempercayakan kepada Tuhan seluruhnya.</p>
<p>2.	Tentukan Bagian Alkitab Mana Yang Akan Kita Baca Hari Ini<br />
Akan sangat membantu bila anda telah memiliki daftar bacaan Alkitab setahun atau bahkan buku panduan untuk saat teduh seperti renungan harian, rajawali, dan lain sebagainya.  Bila anda telah memiliki bahan-bahan seperti itu, maka anda mungkin dapat melewatkan saja bagian yang satu ini.<br />
Tetapi, bila anda belum memilikinya, anda dapat menentukan sendiri bagian Alkitab mana yang akan anda baca setiap harinya.  Usahakanlah membaca kitab per kitab.  Jangan membaca acak atau bahkan dengan cara membuka Alkitab lalu menunjuk bagian dari Alkitab yang dibuka dengan mata tertutup (Kita bukan sedang bermain sulap di sini).  Mulailah dengan membaca kitab-kitab dalam PB terlebih dahulu karena akan lebih mudah untuk dimengerti.  Bacalah mulai dari kitab Matius sampai dengan kitab Wahyu, setelah itu baru dilanjutkan dengan membaca kitab-kitab PL.<br />
Tentukan juga berapa banyak yang akan anda baca dalam 1 hari.  Apakah satu perikop, satu pasal, atau beberapa pasal sekaligus.  Saya secara pribadi menyarankan anda cukup satu perikop atau satu pasal saja sehari.  Yang penting bukanlah berapa banyak yang anda telah baca setiap harinya melainkan berapa banyak dari bagian firman Tuhan tersebut yang telah anda baca hari ini, yang dapat anda pahami isinya, yang telah menyadarkan anda tentang Allah dan diri anda sendiri, yang semakin membuat anda mengenal Allah secara lebih mendalam setiap harinya, yang berbicara secara pribadi kepada anda.  Selalu sediakan waktu untuk lebih banyak merenungkan daripada membaca bahan Alkitabnya.</p>
<p>3.	Bacalah Bahan Alkitab anda secara perlahan-lahan dan lebih dari satu kali<br />
Setelah anda menentukan bagian Alkitab mana yang akan anda baca, bacalah bagian Alkitab itu secara perlahan-lahan dan lebih dari satu kali.  Biarkan Roh Kudus menunjukkan kepada anda bagian mana, ayat mana, kata mana yang perlu untuk perhatikan secara lebih hati-hati.  Bila anda telah menemukan bagian itu dengan dorongan Roh Kudus, bacalah bagian itu sekali lagi.<br />
Bila anda tidak memahami suatu bagian, sangatlah penting untuk mencari bantuan dengan bertanya kepada rohaniawan di gereja anda.  Memang ada bagian-bagian di dalam Alkitab sulit untuk kita mengerti.  Jangan takut, untuk masalah ini Tuhan sudah menyediakan untuk kita, para kaum rohaniawan yang memang mempelajari secara khusus Alkitab.  Bertanyalah kepada mereka, kaum rohaniawan di gereja anda, mereka akan sangat senang sekali membantu untuk memahami bagian firman Tuhan yang memusingkan anda itu.</p>
<p style="text-align:justify;">4.	Renungkanlah<br />
Renungkanlah.  Tanyakan kenapa bagian ini sangat menarik bagi anda.  Sambil terus berdoa, cari tahu apa yang Tuhan ingin sampaikan kepada saudara secara pribadi.  Apa yang ingin Tuhan tunjukkan kepada anda melalui perenungan bagian itu.  Dalam bentuk apapun itu; baik teguran, dorongan, atau pengungkapan kehendak Allah, jangan terlalu cepat berhenti.  Renungkanlah bagian itu secara berhati-hati.  Teruslah berdoa agar apa yang anda dapatkan benar-benar berasal dari Allah, bukan berasal dari ego kita, keberdosaan kita, kepintaran kita, tetapi Allah yang berbicara kepada kita.  Sediakanlah waktu yang lebih banyak untuk merenungkan firman Tuhan.</p>
<p>5.	Ambil Suatu Keputusan<br />
Bagian ini merupakan bagian yang sangat penting, namun seringkali terlupakan.  Membaca Alkitab itu baik.  Merenungkannya itu lebih baik lagi.  Tetapi yang lebih baik lagi daripada hanya membaca dan merenungkan firman Tuhan adalah melakukannya.  Pemazmur tidak hanya berkata bahwa Firman Tuhan itu ku renungkan siang dan malam (Maz 1:2), tetapi dia juga berkata bahwa dia melakukannya (119:112).  Dan Tuhan Yesus juga berkata bahwa yang berbahagia adalah orang yang mendengarkan firman dan memeliharanya (Luk 11:28).<br />
Setelah merenungkan bagian firman Tuhan tersebut, ambillah suatu keputusan untuk melakukannya.  Sebutkan atau tuliskan satu hal spesifik yang ingin anda lakukan mulai hari ini sebagai tanda bahwa anda melakukan firman Tuhan yang telah anda baca dan renungkan pada hari ini.</p>
<p>6.	Berdoalah Kembali<br />
Setelah selesai, berdoalah kembali untuk menutup saat teduh anda.  Mintalah kepada Tuhan agar Dia memberikan kepada anda kepekaan untuk mendengar suara Tuhan sepanjang hari ini, bukan hanya pada saat teduh ini saja.  Nyatakan juga keputusan yang telah anda ambil dalam saat teduh hari ini dan mintalah kekuatan dari Allah sendiri untuk melakukan kehendak-Nya.</p>
<p>Inti daripada melakukan saat teduh adalah melakukan komunikasi yang akrab dengan Tuhan melalui pembacaan firman dan berdoa.  Sediakanlah waktu yang banyak untuk mensharingkan apa yang menjadi keberatan-keberatan hati anda hari ini, ganjalan-ganjalan, sukacita, kesedihan, harapan-harapan, dan impian-impian anda.  Laksanakan saat teduh bukan secara formal sehingga menjadi suatu formalitas belaka.  Bersaat teduhlah secara nyaman, tenang dan akrab dengan Tuhan.  Tuhan juga adalah Sahabat kita.  Jadi perlakukan Dia seperti kita memperlakukan seorang sahabat.  Kita menghormati Dia, menghargai Dia, dan tetap menjalin keakraban dengan Dia.  Dan yang terpenting adalah kita jujur kepada-Nya.<br />
Tanpa sikap hati seperti ini, kita hanya akan mendapatkan sedikit sekali dari pembacaan dan perenungan firman Tuhan.  Kita sangat-sangat perlu untuk membuka hati kita sepenuhnya untuk Tuhan, bersikaplah jujur kepada-Nya dan bukannya memasang tampang yang selalu rohani di hadapan-Nya.  Jika kita melaksanakan saat teduh seperti ini, mengadakan suatu perbincangan atau mengobrol dengan Tuhan, saat teduh kita setiap harinya tidak akan pernah menjadi sama dan monoton.  Dan inilah yang Tuhan mau dari kita yaitu kita mengundang Dia secara pribadi untuk menjadi bagian dari hidup kita, menjadi Sahabat kita yang terdekat.  Dia ingin kita memiliki hubungan yang sangat intim dan erat dengan Dia.</p>
<p><strong>D.	Waktu Bersaat Teduh yang Tepat ???</strong><br />
Jadi, kapan waktu yang tepat untuk bersaat teduh? Apakah mutlak harus dilaksanakan pada pagi hari? Mengapa tidak boleh pada siang hari dan malam hari? Pertanyaan ini seringkali diajukan oleh orang-orang yang sangat bermasalah dengan pagi hari.  Ada sebagian orang yang memang merasa sangat fit di pagi hati, namun ada juga sebagian orang yang justru merasa seperti dalam peperangan di pagi hari seperti merasa sakit kepala, sakit punggung, terlalu lelah, atau lainnya.  Ada juga yang memang malas bangun pagi.<br />
Sebenarnya, memang waktu bersaat teduh yang paling baik memanglah di pagi hari.  Namun, tidak mutlak dilakukan di pagi hari.  Kita memang tidak dapat memaksakan orang-orang yang merasakan sakit kepala yang parah di pagi hari untuk bersaat teduh (Tetapi kita harus memaksa orang-orang yang alasannya adalah malas bangun pagi ^.^).  Tetapi memang keunggulan dari waktu pagi hari adalah kita memiliki waktu sepanjang hari untuk melaksanakan firman Tuhan yang kita renungkan pada pagi tadi.  Bila kita melaksanakannya pada pagi hari, kita akan memiliki kesadaran bahwa Allah menyertai kita sepanjang hari ini.  Teguran atau dorongan semangat yang kita alami pada saat teduh pagi tadi akan menguasai kita sepanjang hari itu.<br />
Yang terpenting adalah kita selalu menyediakan waktu untuk menyendiri bersama Tuhan, bersaat teduh*, kapanpun kita memerlukannya.  Bagaimana caranya? Bagi saya saat teduh bisa kita ciptakan kapanpun kita mau.  Jadi dalam sehari, bukan cuma 1x saat teduh, tetapi lebih dari itu. Di luar saat teduh yang 1x itu, kapanpun ketika kita sedang sedih, sedang bingung, dan ingin menanyakan sesuatu kepada Tuhan, kita juga perlu untuk bersaat teduh*.  Bila memungkinkan, kita dapat pergi ke suatu tempat untuk menenangkan diri (misal: bisa kamar, lapangan luas, atau atap rumah???) dan mencurahkan seluruh isi hati kita kepada Tuhan, baik perasaan bahagia maupun sedih – kapanpun itu.  Ini juga bersaat teduh.  Kita menjalin hubungan yang akrab dengan Tuhan – inilah arti dari bersaat teduh.<br />
Atau kita hanya perlu bicara dalam hati kepada Tuhan.  Ia selalu bisa mendengar kita.  Itu pasti.  Bila kita sedang gembira dan mau bersyukur, kapanpun itu (ketika sedang bekerja, sedang kuliah atau sekolah, sedang santai-santai) kita selalu dapat berkata kepada Tuhan dalam hati, “Tuhan, aku bersyukur kepadamu atas hal ini.  Terima kasih.”  Bila kita sedang merasa sedih, kita selalu dapat berkata kepada Tuhan dalam hati kita – kapanpun itu,  “Tuhan, aku sangat sedih.  Tolonglah aku untuk mengerti.”<br />
Intinya adalah Tuhan itu begitu luar biasa dan besarnya.  Sementara kita manusia itu begitu terbatas dan kecilnya.  Jangan pernah membalikkan hal ini.  Jangan pernah membatasi Tuhan dengan cara pikir manusia yang terbatas itu.  Atau, kita akan banyak sekali rugi bila kita seringkali membatasi Tuhan.  Memang, ironisnya, kita seringkali membatasi Tuhan.  Pikirkanlah apa yang firman Tuhan katakan dalam Roma 11:33-36.  Kebanyakan dari kita telah membuat kehidupan kerohanian kita hanya seperti lampu yang dapat di on dan di off.  Yach benar, kehidupan kerohanian kita sepertinya memiliki saklar yang dapat di on dan di off – seperti layaknya sebuah lampu saja.  Saat kita sedang bersaat teduh di pagi hari, yak kita pencet saklar kehidupan kerohanian kita dan itu artinya kehidupan kerohanian kita dalam keadaan aktif atau on.  Tetapi setelah itu, setelah bersaat teduh kita pencet lagi saklar kehidupan kerohanian kita dan hasilnya sepanjang hari kehidupan kerohanian kita dalam keadaan off.  No, kita tidak menjalin keakraban dengan Tuhan, berbincang-bincang dengan Tuhan sepanjang hari kecuali pagi harinya saat kita sedang bersaat teduh.  Bahkan saat teduh kita seringkali kita isi dengan hanya membaca Alkitab tanpa merenungkannya.  Kita tidak bersaat teduh.  Kita tidak menjalin hubungan yang akrab dengan Tuhan.  Kita hanya membaca Alkitab.  This is a totally wrong understanding (Ini adalah pengertian yang salah total).   Dengan cara seperti ini, kita telah membatasi Tuhan.  Kita telah membatasi adanya kehadiran Tuhan dalam hidup kita dengan waktu yang kita sisihkan untuk bersaat teduh.  Hanya saat kita sedang bersaat teduh saja.  Sadarlah bahwa Tuhan itu Mahahadir.  Dia selalu ada untuk kita.  Dan Dia sangat rindu untuk menjalin hubungan yang akrab dengan Dia sepanjang hari.<br />
Dalam langkah kehidupan anda setiap harinya, Tuhan dapat memakai apapun untuk berbicara kepada anda.  Tuhan dapat berbicara melalui buku yang sedang anda baca, melalui film yang sedang anda tonton, melalui alam dan lingkungan di sekitar anda, dan yang pasti melalui perenungan firman Tuhan yang anda lakukan.  Ketika anda belum menemukan suatu jawaban yang sedang anda cari, jangan menutup hati anda.  Tetaplah menunggu di hadapan Tuhan, jalanilah kehidupan anda dengan terus membuka hati anda untuk suara Tuhan.  Saat Tuhan sedang memberikan jawaban kepada anda, sedang memperdengarkan suara-Nya kepada anda, anda akan menyadarinya, anda akan dapat mendengarkan suara-Nya melalui media apapun itu.  Asalkan anda tetap setia kepada saat teduh anda, tidak meninggalkan Tuhan, dan tetap menjalin hubungan yang akrab dengan Tuhan, anda akan memiliki kepekaan yang untuk mendengarkan suara Tuhan.<br />
Tetapi, ingatlah bahwa semua ini adalah satu paket.  Saat teduh di pagi hari, merenungkan firman Tuhan adalah mutlak wajib hukumnya untuk dilakukan.  Dari merenungkan firman Tuhan lah kita mengenal Allah kita, kita  juga mendengar Dia berbicara kepada kita melalui Alkitab.   Bagaimana kita dapat menjalin hubungan yang akrab, erat dengan Tuhan tanpa kita mengenal Dia.  Jadi, merenungkan firman Tuhan dalam saat teduh kita adalah wajib dilakukan agar kita dapat semakin mengenal Dia dari hari ke hari.  Jadi, jangan harap saat teduh* dapat kita laksanakan tanpa bersaat teduh untuk merenungkan firman Tuhan.  Untuk memiliki kehidupan kerohanian yang hidup dan sehat, kita perlu untuk mengenal Allah kita melalui pembacaan dan perenungan firman Tuhan setiap harinya.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>E.	Berapa Lama Waktu yang Kita Perlukan ???</strong><br />
Sebenarnya tidak ada batasan waktu khusus yang dapat kita tetapkan dalam melakukan saat teduh bersama Allah.  Waktu yang kita perlukan untuk bersaat teduh adalah biasanya minimal sekitar 10-20 menit saja.  Waktu 10-20 menit jelas tidaklah terlalu lama.  Yach&#8230; bandingkan saja dengan waktu yang anda pakai untuk membaca koran, membaca komik atau novel, atau bahkan menonton TV.  Jelas lebih dari 20 menit sehari kan?!?  Jika kita tidak memiliki kebutuhan untuk berdoa kepada Tuhan dalam waktu yang lama pagi itu, maka mungkin waktu yang diperlukan tidak lebih dari 10-20 menit.<br />
Biasanya kita akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk bersaat teduh ketika ada banyak hal yang sedang kita hadapi dalam hidup kita, yang membuat hati kita menjadi berat, dan kita ingin mengsharingkannya kepada Tuhan dalam saat teduh kita.  Namun, anda pasti akan menikmati saat teduh anda seberapa waktu pun yang anda pakai kalau anda benar-benar bersaat teduh bersama Allah dan menjalin hubungan yang akrab dengan Tuhan.</p>
<p><strong>F.	Mengatasi Kejenuhan Bersaat Teduh</strong><br />
Sebagai seorang manusia, memang ada saat-saat di mana kita bisa merasa bosan atau mungkin lebih tepatnya jenuh.  Hal itu  adalah sesuatu yang alami (natural – bukan wajar).   Ada banyak cara yang dapat kita terapkan saat kita menjadi bosan ketika melaksanakan saat teduh.  Ada satu buah buku karangan Pam Farrel, berjudul “Cara Kreatif Bertemu Allah” yang mungkin dapat membantu ada mengatasi kebosanan bersaat teduh dengan cara-cara yang kreatif untuk melaksanakan saat teduh.<br />
Banyak hal praktis yang dapat anda lakukan untuk membantu anda kembali menikmati saat teduh anda.  Misalkan bila anda merasa terlalu banyak pekerjaan di malam hari dan akhirnya kelelahan di pagi hari, tubuh kaku, dan sakit leher, anda dapat bersaat teduh sambil minum segelas (atau dua gelas) teh.  Bisa juga sebelum anda bersaat teduh, pertama-tama anda memutar kaset musik bersemangat atau musik santai (awas ketiduran lagi!!!).  Dalam buku “Cara Kreatif Bertemu Allah” yang telah saya sebutkan di atas, ada banyak cara praktis lagi yang dapat anda temui.<br />
Yang terpenting adalah apabila anda mulai merasa jenuh bersaat teduh, cobalah cek kembali apakah anda bersaat teduh bersama Allah atau jangan-jangan Tuhan tidak lagi anda undang ke dalam saat teduh anda.  Mungkin ada dosa yang anda sembunyikan dari-Nya.  Dosa yang tidak anda akui atau anda belum sadari sudah pasti mengganggu hubungan anda dengan Allah yang kudus.  Bila anda telah menyadari dosa anda, akuilah itu di hadapan Tuhan dan mintalah pengampunan dari-Nya, Allah yang penuh kasih setia.<br />
Atau mungkin anda memiliki perasaan kecewa yang tidak anda utarakan kepada Tuhan secara jujur.  Seringkali ketika merasa kecewa kepada Tuhan, kita tidak lagi mau mendengarkan suara Tuhan.  Seakan-akan jika ini adalah suatu persidangan, anda tidak membiarkan Allah membela diri-Nya, menyatakan kebenarannya kepada anda.  Anda merasa kecewa dan langsung saja mencap Tuhan bersalah (padahal Ia TIDAK pernah bersalah).  Adilkah itu?  Maukah anda tanpa diadili, tanpa diberi kesempatan untuk membela diri, langsung diputuskan bersalah oleh seorang hakim?<br />
Jika yang anda hadapi adalah masalah hati, maka cara kreatif apapun tidak akan membawa anda untuk bertemu dengan Allah.  Adalah sangat penting untuk bersikap jujur di hadapan Allah, menceritakan semuanya kepada Dia.  Tuhan Yesus melakukannya, pemazmur melakukannya, Ayub, Abraham, Musa, Paulus dan semua orang yang memiliki hubungan yang erat dengan Tuhan melakukannya.  Mereka bersikap jujur di hadapan Tuhan.  Dan hanya jika kita bersikap jujur di hadapan Allah, maka perkataan yang dikatakan oleh Tuhan kepada Paulus dapat kita alami dan amini, yakni perkataan “Dalam kelemahanlah, kuasa-Ku menjadi sempurna.” (2 Kor 12:9).  Dan seperti yang dikatakan oleh penulis kitab Ibrani dalam Ibrani 11:34, dalam kelemahan kita, kita akan memperoleh kekuatan dari Tuhan jika kita bersikap jujur kepada Tuhan dan berpegang pada iman kita kepada Kristus.  Amin.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/khotbahilustrasigames.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/khotbahilustrasigames.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/khotbahilustrasigames.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/khotbahilustrasigames.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/khotbahilustrasigames.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/khotbahilustrasigames.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/khotbahilustrasigames.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/khotbahilustrasigames.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/khotbahilustrasigames.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/khotbahilustrasigames.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/khotbahilustrasigames.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/khotbahilustrasigames.wordpress.com/184/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/khotbahilustrasigames.wordpress.com/184/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/khotbahilustrasigames.wordpress.com/184/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=khotbahilustrasigames.wordpress.com&amp;blog=5481823&amp;post=184&amp;subd=khotbahilustrasigames&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://khotbahilustrasigames.wordpress.com/2009/03/02/saat-teduh-apa-dan-bagaimana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a76e7d5896171828be64249da5ecad0a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Lukas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://khotbahilustrasigames.files.wordpress.com/2009/03/pray03.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pray03</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Games &#8211; Sambung Kata</title>
		<link>http://khotbahilustrasigames.wordpress.com/2009/02/18/games-sambung-kata/</link>
		<comments>http://khotbahilustrasigames.wordpress.com/2009/02/18/games-sambung-kata/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2009 05:44:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lukas Onggo Wijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[games]]></category>
		<category><![CDATA[icebreaker]]></category>
		<category><![CDATA[komsel]]></category>
		<category><![CDATA[konsentrasi]]></category>
		<category><![CDATA[sambung kata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://khotbahilustrasigames.wordpress.com/?p=179</guid>
		<description><![CDATA[Permainan ini mengajarkan konsentrasi, dan meniru permainan nyanyian &#8220;kosong-kosong, kosong-kosong, kosong-kosong sekarang, sekarang kosong apa, kosong apa sekarang.  Kosong botol&#8230;&#8221;. Pakailah sebuah bola kecil (bisa juga gulungan kertas), orang pertama haruslah di undi.  Lalu orang pertama berkata  &#8221;satu kata&#8221;, melemparkan bola kepada pemain lain (secara acak), dan pemain yang dilempar tersebut haruslah menyambung kata tersebut.. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=khotbahilustrasigames.wordpress.com&amp;blog=5481823&amp;post=179&amp;subd=khotbahilustrasigames&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="alignnone size-full wp-image-182" title="ga0901151" src="http://khotbahilustrasigames.files.wordpress.com/2009/02/ga0901151.gif?w=450&#038;h=132" alt="ga0901151" width="450" height="132" /></p>
<p style="text-align:justify;">Permainan ini mengajarkan konsentrasi, dan meniru permainan nyanyian &#8220;kosong-kosong, kosong-kosong, kosong-kosong sekarang, sekarang kosong apa, kosong apa sekarang.  Kosong botol&#8230;&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Pakailah sebuah bola kecil (bisa juga gulungan kertas), orang pertama haruslah di undi.  Lalu orang pertama berkata  &#8221;satu kata&#8221;, melemparkan bola kepada pemain lain (secara acak), dan pemain yang dilempar tersebut haruslah menyambung kata tersebut.. dan demikian seterusnya..</p>
<p style="text-align:justify;">Contoh: orang pertama &#8220;pohon&#8221;, lalu melempar bola ke pemain kedua (siapa saja),</p>
<p style="text-align:justify;">orang kedua menyambung kata &#8220;pohon <span style="text-decoration:underline;">besar</span>&#8221; lalu melempar lagi ke pemain yang lain,</p>
<p style="text-align:justify;">orang ketiga menyambung kata &#8220;besar <span style="text-decoration:underline;">suara</span>&#8221; lalu melempar lagi ke pemain yang lain,</p>
<p style="text-align:justify;">orang keempat menyambung kata &#8220;suara <span style="text-decoration:underline;">bayi</span>&#8221; dan demikian seterusnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Pemain yang tidak bisa menyambung kata, dia yang kalah.   Kata yang tidak boleh pakai adalah &#8220;sangat, sekali&#8221;.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/khotbahilustrasigames.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/khotbahilustrasigames.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/khotbahilustrasigames.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/khotbahilustrasigames.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/khotbahilustrasigames.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/khotbahilustrasigames.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/khotbahilustrasigames.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/khotbahilustrasigames.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/khotbahilustrasigames.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/khotbahilustrasigames.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/khotbahilustrasigames.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/khotbahilustrasigames.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/khotbahilustrasigames.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/khotbahilustrasigames.wordpress.com/179/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=khotbahilustrasigames.wordpress.com&amp;blog=5481823&amp;post=179&amp;subd=khotbahilustrasigames&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://khotbahilustrasigames.wordpress.com/2009/02/18/games-sambung-kata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a76e7d5896171828be64249da5ecad0a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Lukas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://khotbahilustrasigames.files.wordpress.com/2009/02/ga0901151.gif" medium="image">
			<media:title type="html">ga0901151</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Naskah Khotbah &#8211; Pelajaran dari Tulah Pertama</title>
		<link>http://khotbahilustrasigames.wordpress.com/2009/02/17/naskah-khotbah-pelajaran-dari-tulah-pertama/</link>
		<comments>http://khotbahilustrasigames.wordpress.com/2009/02/17/naskah-khotbah-pelajaran-dari-tulah-pertama/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Feb 2009 11:03:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lukas Onggo Wijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[naskah Khotbah]]></category>
		<category><![CDATA[air menjadi darah]]></category>
		<category><![CDATA[dosa]]></category>
		<category><![CDATA[hukuman]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah]]></category>
		<category><![CDATA[pelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[tulah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://khotbahilustrasigames.wordpress.com/?p=176</guid>
		<description><![CDATA[Pendahuluan Saudara-saudara yang dikasihi oleh Kristus, apakah anda tahu berapakah lamanya seorang manusia dapat tetap bertahan hidup walaupun ia tidak makan sesuatu apapun dan hanya dengan minum air? Dan apakah saudara-saudara tahu, berapakah lama seorang manusia dapat berhidup hidup tanpa meminum air sama sekali? Menurut buku yang saya baca, seorang manusia dapat bertahan hidup tanpa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=khotbahilustrasigames.wordpress.com&amp;blog=5481823&amp;post=176&amp;subd=khotbahilustrasigames&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img class="alignnone size-full wp-image-177" title="CB055216" src="http://khotbahilustrasigames.files.wordpress.com/2009/02/artistic.jpg?w=450&#038;h=299" alt="CB055216" width="450" height="299" /></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Pendahuluan</strong><br />
Saudara-saudara yang dikasihi oleh Kristus, apakah anda tahu berapakah lamanya seorang manusia dapat tetap bertahan hidup walaupun ia tidak makan sesuatu apapun dan hanya dengan minum air?  Dan apakah saudara-saudara tahu, berapakah lama seorang manusia dapat berhidup hidup tanpa meminum air sama sekali?  Menurut buku yang saya baca, seorang manusia dapat bertahan hidup tanpa makan (dan dengan hanya minum air)  selama kurang lebih satu bulan.  Tetapi tanpa minum air, manusia hanya dapat bertahan hidup selama kurang dari tiga hari.</p>
<p style="text-align:justify;">Misalkan, saat ini saudara-saudara mau dihukum oleh Tuhan selama tujuh hari; dan Tuhan memberikan kepada saudara-saudara dua pilihan hukuman: menarik semua makanan yang anda miliki atau menarik semua air minum yang anda miliki; manakah hukuman yang anda akan pilih?  Saya percaya pasti kita akan memilih dan memohon agar Tuhan menarik makanan yang kita miliki saja, tetapi jangan menarik air minum yang kita miliki.  Jika Tuhan sampai menghukum kita dengan menarik air minum yang kita miliki, maka pasti Tuhan sedang benar-benar serius dengan maksud dan tujuan-Nya.    <span id="more-176"></span></p>
<p><strong>Kalimat Peralihan</strong><br />
Sekarang saya akan memberikan satu kuis Alkitab kepada saudara-saudara.  Di dalam Alkitab, dalam peristiwa apa Tuhan pernah menghukum manusia dengan membuat air mereka menjadi tidak bisa di minum???  Mari kita membaca Keluaran 7:14-25.</p>
<p><strong>Isi</strong><br />
Dalam setiap penghukuman dari Tuhan, selalu ada unsur pengajarannya.  Ketika Tuhan menghukum kita, selalu ada sesuatu yang ingin Tuhan ajarkan kepada kita.  Mari kita melihat bersama, dalam penghukuman Tuhan kepada Bangsa Mesir ini melalui tulah pertama ini, pengajaran apakah yang Tuhan ingin berikan kepada kita.</p>
<p style="text-align:justify;">1.	Jangan Mendewakan Apa yang Sebenarnya Hanya Menjadi Saluran Berkat Allah<br />
Sungai Nil dipercaya oleh orang Mesir membawa berkat bagi kehidupan mereka.  Oleh karena keberadaan Sungai Nil lah, maka Mesir dapat menjadi suatu negeri yang pertaniannya amat subur dan menjadi kerajaan yang berkembang dengan pesat.  Berhubungan dengan fakta bahwa dalam setahun hujan hampir tidak terjadi di Mesir, maka Sungai Nil juga menjadi hampir satu-satunya sumber air minum bagi orang Mesir.  Dengan alasan-alasan inilah, orang-orang Mesir sangat mendewakan Sungai Nil.  Sungai Nil dipercaya dikuasai oleh seorang dewa bernama dewa Hapi.  Hal inilah yang menjadi alasan dari tindakan Firaun yang biasa datang ke Sungai Nil pada pagi hari, yaitu untuk memberikan persembahan atau sesajen kepada dewa sungai Nil untuk memohonkan berkat.</p>
<p style="text-align:justify;">Tuhan menggunakan moment di mana Firaun pada pagi hari datang ke tepi Sungai Nil untuk mempersembahkan persembahan kepada dewa Sungai Nil, untuk menjelaskan kepada orang Mesir bahwa mereka telah salah mengerti.  Sungai Nil hanyalah merupakan salah satu alat penyalur berkat Tuhan bagi orang Mesir, dan bukan tuhan itu sendiri.  Yang harus disembah, dihormati, dan ditakuti adalah Allah yang memberikan berkat-Nya melalui Sungai Nil, dan bukan sungai Nil itu sendiri yang dijadikan sebagai dewa.  Kesuburan Mesir akibat adanya Sungai Nil telah membuat orang Mesir, khususnya Firaun, merasa aman dan tidak merasa perlu takut akan Allah orang Ibrani, serta tidak perlu mengakui keberadaan dari Allah orang Ibrani.  Akhirnya, Allah memberikan hukuman dan pengajaran-Nya kepada orang Mesir dengan mengubah air Sungai Nil menjadi darah, untuk menunjukkan siapakah yang menjadi Allah sebenarnya, siapakah yang berkuasa atas Sungai Nil, dan siapakah yang sebenarnya memberikan berkat kesuburan kepada orang Mesir melalui Sungai Nil.</p>
<p style="text-align:justify;">Pengajaran dari penghukuman Tuhan melalui tulah pertama kepada orang Mesir ini juga seharusnya menjadi pelajaran bagi kita.  Kita tidak seharusnya terlena dengan berkat-berkat yang Tuhan berikan kepada kita, dan malah “mendewakan” apa yang hanya adalah saluran berkat Tuhan.  Akan sangat gampang bagi kita melupakan sang pemberi berkat, yaitu Tuhan itu sendiri, dengan terlalu terlena dengan berkat-berkat yang Tuhan berikan kepada kita dan membuat kita menjadi tanpa sadar “mendewakan” apa yang hanya adalah saluran berkat Tuhan tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Apa contohnya?  Mungkin orangtua kita lah yang selama ini menjadi saluran berkat Tuhan bagi kita.  Mungkin orang tua kita diberkati dengan perekonomian yang cukup.  Tentu saja berkat Tuhan boleh kita nikmati, tetapi jangan sampai hal itu membuat kita melupakan Tuhan.  Kita menjadi terlalu bergantung kepada orang tua kita akan pemenuhan kebutuhan hidup kita, dan bukan kepada Tuhan yang merupakan pribadi sebenarnya yang mencukupkan kebutuhan hidup kita sehari-hari.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan perlu kita ingat bahwa berkat Tuhan itu tidak selalu berupa materi atau uang, tetapi dapat juga berupa kesehatan, pendidikan, kasih sayang dari seseorang, pekerjaan, dan lain sebagainya.  Waspadalah jangan sampai penyalur dari berkat-berkat Tuhan tersebut menjadi kita “dewakan”; membuat kita menjadi lupa sumber dari berkat-berkat tersebut, sang pemberi-Nya yang sejati.</p>
<p>2.	Hukum Tabur Tuai: Suatu dosa harus dibayar, tidak pernah lewat begitu saja<br />
Ada satu hal yang harus kita mengerti terlebih dahulu, saudara-saudara yang dikasihi oleh Kristus.  Melakukan dosa itu, hampir sama seperti berbelanja dengan kartu kredit.  Anda melakukan dosa sekarang, menikmati kepuasaan atau kesenangan dari hal itu sekarang, tetapi pada waktunya kita harus membayar perbuatan dosa kita tersebut.  Ingatlah bahwa suatu perbuatan dosa tidak pernah gratis, tetapi harus dibayar.  Suatu perbuatan dosa yang kita lakukan dengan sengaja, yang kita lakukan tanpa pernah mengaku dosa kita tersebut dan meminta pengampunan kepada Tuhan, tidak pernah akan lewat begitu saja dan dianggap lunas.  Kecuali kita mau mengaku dosa kita tersebut dan meminta pengampunan kepada Tuhan, suatu saat kita akan ditagih untuk perbuatan dosa yang kita pernah lakukan.  Ini adalah prinsip atau hukum tabur tuai yang diajarkan oleh Alkitab.  Mari kita melihat sebentar Galatia 6:7.</p>
<p style="text-align:justify;">Lalu, mungkin saudara-saudara berpikir sekarang, apa hubungannya dengan peristiwa tulah pertama?  Tulah pertama yang diberikan Tuhan sebagai hukuman kepada orang Mesir adalah salah satu contoh dari pelaksanaan hukum tabur-tuai dalam Alkitab.  Ingatkah saudara-saudara bahwa orang-orang Mesir sendiri pernah mencemari Sungai Nil dengan darah orang yang tidak bersalah??? yaitu tepatnya dengan darah bayi???  Dalam Keluaran pasal 1 diceritakan bahwa orang-orang Mesir pernah mencemari Sungai Nil dengan darah, dengan membunuh bayi laki-laki orang Ibrani, dengan cara melemparkan bayi laki-laki oang Ibrani ke dalam Sungai Nil.  Perbuatan keji dan berdosa ini dilakukan oleh seluruh rakyat Mesir atas perintah dari Firaun, maka hukuman dari tindakan mereka ini juga ditanggung oleh semua rakyat.  Perbuatan dosa orang-orang Mesir membunuh anak-anak laki-laki dari orang Ibrani, yang dilakukan mereka kira-kira lebih dari 50 tahun yang lalu, tetap diperhitungkan Tuhan dan tidak dianggap lunas atau lewat begitu saja.</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan demikian, mari kita mengingat hal ini sekali lagi dengan sungguh-sungguh.  Ingatlah bahwa berbuat dosa sama seperti berbelanja dengan kartu kredit: anda lakukan sekarang, nikmati sekarang dengan kepuasaan dan kesenangan, tetapi nanti pada waktunya anda harus membayar.  Jangan pernah menganggap bahwa perbuatan dosa kita akan dianggap oleh Tuhan lewat begitu saja atau lunas begitu saja.  Kita harus mempertanggung-jawabkan setiap perbuatan kita kepada Allah, baik atau buruk.  Selama masih ada kesempatan, bertobatlah.  Akuilah dosa kita di hadapan Tuhan dan mintalah pengampunan dari Tuhan.  Maka, Ia yang adalah Allah yang setia dan adil, akan mengampuni dosa kita dan menyucikan kita.</p>
<p><strong>Penutup</strong><br />
Ingatlah bahwa setiap penghukuman dari Tuhan kepada kita selalu akan memberikan suatu pengajaran kepada kita, dan setiap hal yang Tuhan lakukan kepada kita, anak-anak-Nya, selalu memiliki maksud baik.  Seperti yang firman Tuhan katakan dalam Mazmur 94:12, berbahagialah orang yang dihajar dan diajar Tuhan.  Jadi, kalaupun kita saat ini merasa sedang dalam penghukuman Tuhan, bersyukurlah.  Karena itu berarti Tuhan masih menyayangi kita dan mau agar kita berbalik kepada-Nya.<br />
Sekali lagi, ingatlah bahwa jangan mendewakan apa yang adalah saluran berkat Tuhan bagi kita.  Dan jangan juga menganggap enteng dosa kita.  Tuhan membenci dosa dan akan memperhitungkannya.  Di hadapan Tuhan, dosa tidak akan menjadi lewat begitu saja.</p>
<p style="text-align:justify;">Terakhir, mengapa Firaun tidak mengerti apa yang baru saja kita pelajari?  Hal itu terjadi karena Firaun tertipu oleh dunia.  Untuk kita, jangan mau tertipu oleh dunia.  Dunia dapat menipu kita dengan mengatakan bahwa kita tidak memerlukan Allah.  Dunia tampaknya dapat memberikan apa yang saudara-saudara butuhkan.  Tetapi, yang dunia berikan hanya bersifat sementara dan biasanya akan semakin merusak kita sendiri.  Belajarlah dari kesalahan Firaun.  Ketika ia melihat bahwa ahli-ahli sihirnya dapat melakukan hal yang sama, ia menjadi tertipu dan merasa bahwa ia tidak perlu takut akan Allah.  Sayangnya Firaun tidak menyadari bahwa ahli-ahli sihirnya tidak dapat mengubah kembali air yang telah menjadi darah itu kembali menjadi air.   Amin.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/khotbahilustrasigames.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/khotbahilustrasigames.wordpress.com/176/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/khotbahilustrasigames.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/khotbahilustrasigames.wordpress.com/176/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/khotbahilustrasigames.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/khotbahilustrasigames.wordpress.com/176/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/khotbahilustrasigames.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/khotbahilustrasigames.wordpress.com/176/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/khotbahilustrasigames.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/khotbahilustrasigames.wordpress.com/176/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/khotbahilustrasigames.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/khotbahilustrasigames.wordpress.com/176/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/khotbahilustrasigames.wordpress.com/176/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/khotbahilustrasigames.wordpress.com/176/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=khotbahilustrasigames.wordpress.com&amp;blog=5481823&amp;post=176&amp;subd=khotbahilustrasigames&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://khotbahilustrasigames.wordpress.com/2009/02/17/naskah-khotbah-pelajaran-dari-tulah-pertama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a76e7d5896171828be64249da5ecad0a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Lukas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://khotbahilustrasigames.files.wordpress.com/2009/02/artistic.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">CB055216</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Games &#8211; Aksi (=Peristiwa) dan Reaksi</title>
		<link>http://khotbahilustrasigames.wordpress.com/2009/01/14/games-aksi-peristiwa-dan-reaksi/</link>
		<comments>http://khotbahilustrasigames.wordpress.com/2009/01/14/games-aksi-peristiwa-dan-reaksi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Jan 2009 12:37:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Lukas Onggo Wijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[games]]></category>
		<category><![CDATA[ice breaker]]></category>
		<category><![CDATA[kelompok]]></category>
		<category><![CDATA[mengenal]]></category>
		<category><![CDATA[persekutuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://khotbahilustrasigames.wordpress.com/?p=171</guid>
		<description><![CDATA[Aksi (= Peristiwa) dan Reaksi Buatlah beberapa lembar kertas dengan satu peristiwa tertulis masing-masing di dalamnya (misalkan: memenangkan uang seratus juta rupiah), dan masukkan ke dalam amplop atau kantong. Satu atau dua orang pemain dari kelompok, maju ke depan mengambil salah satu kertas permainan tersebut, dan si pemain harus bereaksi terhadap peristiwa tersebut dengan menggunakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=khotbahilustrasigames.wordpress.com&amp;blog=5481823&amp;post=171&amp;subd=khotbahilustrasigames&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone size-full wp-image-174" title="ga0901141" src="http://khotbahilustrasigames.files.wordpress.com/2009/01/ga0901141.gif?w=450" alt="ga0901141"   /></p>
<p>Aksi (= Peristiwa) dan Reaksi   Buatlah beberapa lembar kertas dengan satu peristiwa tertulis masing-masing di dalamnya (misalkan: memenangkan uang seratus juta rupiah), dan masukkan ke dalam amplop atau kantong.</p>
<p>Satu atau dua orang pemain dari kelompok, maju ke depan mengambil salah satu kertas permainan tersebut, dan si pemain harus bereaksi terhadap peristiwa tersebut dengan menggunakan ekspresi wajah, sikap tubuh, dan kata-kata – tanpa boleh mengucapkan ”memenangkan uang seratus juta rupiah”.</p>
<p>Sementara itu pemain lainnya mencoba menebak apa yang baru saja terjadi.  Contoh-contoh peristiwa yang dapat dipakai:</p>
<p>1.	Menang undian 100 milyar</p>
<p>2.	Mendapat tagihan utang 100 milyar</p>
<p>3.	Jatuh cinta</p>
<p>4.	Tiba-tiba dikejar oleh seekor anjing besar</p>
<p>5.	Di keluarkan (drop out) dari sekolah</p>
<p>6.	Ada bom meledak</p>
<p>7.	Gempa bumi</p>
<p>8.	Habis lari keliling 8x lapangan sepakbola</p>
<p>9.	Bangun terkejut karena bunyi weker nyaring</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/khotbahilustrasigames.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/khotbahilustrasigames.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/khotbahilustrasigames.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/khotbahilustrasigames.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/khotbahilustrasigames.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/khotbahilustrasigames.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/khotbahilustrasigames.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/khotbahilustrasigames.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/khotbahilustrasigames.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/khotbahilustrasigames.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/khotbahilustrasigames.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/khotbahilustrasigames.wordpress.com/171/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/khotbahilustrasigames.wordpress.com/171/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/khotbahilustrasigames.wordpress.com/171/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=khotbahilustrasigames.wordpress.com&amp;blog=5481823&amp;post=171&amp;subd=khotbahilustrasigames&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://khotbahilustrasigames.wordpress.com/2009/01/14/games-aksi-peristiwa-dan-reaksi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/a76e7d5896171828be64249da5ecad0a?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Lukas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://khotbahilustrasigames.files.wordpress.com/2009/01/ga0901141.gif" medium="image">
			<media:title type="html">ga0901141</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
