Khotbah – Allah yang Memberikan Jubah-Nya

ga090408

Pendahuluan
Dari sekian banyak hal yang Tuhan berikan kepada kita dalam peristiwa penyaliban, Allah juga memberikan jubah-Nya. Baca Yohanes 19:23-24.
Bagian ini adalah bagian yang jarang sekali dikhotbahkan. Hari ini saya ingin mengajak kita bersama-sama merenungkan bagian ini, yaitu mengenai “Allah yang Memberi Jubah-Nya untuk Kita”

Mengapa saya berkata “Allah memberikan jubah-Nya”. Karena Allah tidak terpaksa melakukan semua ini. Tuhan Yesus tidak terpaksa untuk dipakukan di salib, Ia tidak dipaksa untuk dicambuk, karena dari awalnya Tuhan Yesus tidak dipaksa untuk ditangkap. Jika Tuhan Yesus ingin bebas dari penangkapan dan penyaliban, Ia dapat melakukannya (lihat Matius 26:53). Tuhan Yesus mengizinkan semuanya terjadi. Ia memberikan dirinya sendiri untuk dipaku di salib, tidak karena terpaksa.

Kalimat Peralihan
Mengapa Allah perlu memberikan jubah-Nya? Mengapa peristiwa ini begitu penting sehingga perlu dicatat bahkan telah dinubuatkan akan terjadi?

Isi
Ilustrasi: Max Lucado beserta istri dalam bulan madu, makan malam di restoran prancis dan tidak diizinkan masuk awalnya karena tidak memakai jas. Sang pelayan terlalu baik untuk menyuruh saya pergi, tetapi terlalu setia untuk menurunkan standar. Akhirnya, sang pelayan masuk ke dalam tempat penitipan jas, dan meminjamkan sebuah jas untuk Max Lucado pakai dan diizinkan masuk. Hal yang dilakukan oleh pelayan itu, mirip dengan apa yang Tuhan Yesus lakukan bagi kita. Perbedaannya adalah pelayan tersebut tidak memberikan jas miliknya sendiri, tetapi meminjamkan sebuah jas. Yang Allah lakukan adalah memberikan jubah-Nya sendiri kepada kita.

Mengapa Tuhan Yesus perlu memberikan jubah-Nya?
Pakaian yang kita manusia pakai, tidak dapat membuat kita diterima masuk dalam hadirat-Nya. Apa yang biasa kita kenakan? Kitab suci sering menggambarkan perilaku kita sebagai pakaian yang kita kenakan.

Mazmur 109:18 “ Ia memakai kutuk sebagai bajunya — biarlah itu merembes seperti air ke dalam dirinya, dan seperti minyak ke dalam tulang-tulangnya;”

Roma 13:12 “Hari sudah jauh malam, telah hampir siang. Sebab itu marilah kita menanggalkan perbuatan-perbuatan kegelapan dan mengenakan perlengkapan senjata terang!”

Kita tidak dapat masuk ke hadirat-Nya dengan mengenakan hal-hal ini. Oleh karena itulah, Tuhan memberikan jubah-Nya. Jubah-Nya adalah standar dan syarat yang diperlukan agar kita bisa masuk diterima dalam hadirat-Nya. Jubah seperti apa yang Ia berikan? Jubah itu tidak berjahit, dari atas ke bawah hanya satu tenunan saja.
= Hanya satu tenunan, tidak terlihat macam-macam, tidak terlihat cacat, melambangkan kekudusan hidup. Ditenun dari atas ke bawah, melambangkan ketaatan Tuhan Yesus kepada Bapa-Nya di atas, bahkan IA taat sampai mati di kayu salib.

Hasilnya: Yesaya 61:10 “Aku bersukaria di dalam TUHAN, jiwaku bersorak-sorai di dalam Allahku, sebab Ia mengenakan pakaian keselamatan kepadaku dan menyelubungi aku dengan jubah kebenaran.. “
= Kita diterima masuk dalam hadirat-Nya.

Di kayu salib, yang Allah lakukan selain memberikan jubah-Nya sendiri bagi kita, Ia juga bertukar dengan kita mengenakan pakaian kita, yaitu dosa-dosa saya, anda, dan dosa semua umat manusia. Sebagai hasilnya, maka Dialah yang menggantikan kita menanggung semua upah-upah dosa itu di kayu salib menggantikan anda dan saya.

Penutup
Fakta Alkitab: jubah itu tidak didapat oleh semua prajurit. Hanya satu prajurit dari empat prajurit
= Keselamatan itu tidak diberikannya kepada semua orang. Kita harus bersyukur karena kita menjadi orang terpilih yang menerimanya.

Fakta Alkitab: jubah itu berharga. Para prajurit tidak mengoyaknya menjadi 4 bagian, sehingga jubah itu hanya menjadi kain robek tidak berharga.
= Marilah kita juga menghargai hidup baru kita yang mengenakan pakaian keselamatan dan jubah kebenaran, dan tidak lagi mencemarinya dengan dosa yang kita nikmati.

* Sebagian bahan di ambil dari Max Lucado, He Chose The Nails, Bab 8.

Satu Tanggapan to “Khotbah – Allah yang Memberikan Jubah-Nya”

  1. merry Says:

    khotbah ini bagus sekali dan sangat memberkati saya. GBU

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: